Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 04 Mei 2026

Prabowo: Yang Tak Mau, Saya Copot

Redaksi - Kamis, 22 Mei 2025 10:50 WIB
82 view
Prabowo: Yang Tak Mau, Saya Copot
Foto: Ant/Hafidz Mubarak A
TINJAU PAMERAN: Presiden Prabowo Subianto (kedua kanan) didampingi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (kanan) dan Presiden IPA Carole J. Gall (ketiga kanan) mendengarkan penjelasan saat meninjau pameran usai membuka Indonesian Petroleum Association Convention
Jakarta(harianSIB.com)

Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia mencapai swasembada energi pada masa pemerintahannya. Prabowo menegaskan akan mencopot pejabat yang memperumit regulasi.


Hal itu disampaikan Prabowo saat sambutan di acara Konvensi dan Pameran Tahunan ke-49 Indonesian Petroleum Association (IPA) Tahun 2025 di ICE BSD City, Tangerang Selatan, Rabu (21/5) seperti yang diberitakan Harian SIB. Prabowo mulanya menegaskan upaya pemerintah dalam mencapai swasembada energi nasional.


"Upaya kita terus-menerus untuk mencapai swasembada energi nasional. Saya selalu mengatakan bahwa kedaulatan suatu bangsa dapat dicapai oleh kemampuan bangsa itu untuk memenuhi pangan untuk bangsanya sendiri, dan kedua, kemampuan bangsa itu untuk memenuhi kebutuhan energinya sendiri," kata Prabowo.


Prabowo kemudian menyinggung birokrasi rumit yang masih terjadi di sektor usaha Indonesia. Mantan Danjen Kopassus itu meminta agar hal itu dihentikan.


"Yang penting adalah kebijakan-kebijakan yang kita ambil adalah kebijakan yang masuk akal, commonsense, menyelesaikan kesulitan, menyelesaikan masalah berorientasi kepada kepentingan bangsa dan rakyat Indonesia. Asal itu menjadi pegangan kita, hasilnya sangat cepat kelihatan," ujarnya.


Prabowo mengatakan potensi pengelolaan energi di Indonesia sangat besar. Prabowo lantas akan mencopot pejabat jika masih mempersulit regulasi.


"Demikian juga di bidang energi, garis kita juga sederhana. Kita mengerti bahwa potensi energi kita sangat-sangat besar," kata Prabowo.


"Saya minta badan-badan regulasi, sederhanakan regulasi. Saya ulangi, sederhanakan regulasi. Ini ada kecenderungan tidak hanya di Indonesia tetapi Indonesia ahlinya. Indonesia ahli membuat regulasi yang demikian sulit untuk kita sendiri. Pejabat yang tidak mau menyederhanakan regulasi akan saya ganti akan saya copot," lanjutnya.


Kelakar Prabowo
Prabowo sempat berkelakar saat menyapa Penasihat Khusus Presiden Bidang Energi Purnomo Yusgiantoro di acara tersebut. Prabowo menyebutkan Purnomo pernah menjadi Menteri ESDM dan Bahlil Lahadalia menjadi penggantinya.


Kelakar itu dilontarkan Prabowo saat membuka acara. Purnomo Yusgiantoro dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia turut hadir dalam acara dan duduk sebaris.
"Penasihat Khusus Presiden Bidang Energi Profesor Purnomo Yusgiantoro. Katanya Pak Purnomo ini Menteri ESDM, Pak Bahlil penggantinya katanya," kata Prabowo.


Candaan itu pun disambut riuh para tamu undangan yang hadir. Tampak Bahlil dan Yusgiantoro tertawa.


Prabowo mengatakan telah lama mengenal Purnomo. Dia pun menanyakan rahasia Purnomo dalam menjaga kesehatan.


"Saya kenal Pak Purnomo ini dari sejak saya masih kecil, beliau masih tetap kuat kita harus tanya rahasia apa beliau, mahal itu rahasia itu," ujar dia.


Diketahui, Purnomo Yusgiantoro memang pernah menjadi Menteri ESDM di tiga era presiden, yakni Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Megawati Soekarnoputri, hingga Susilo Bambang Yudhoyono.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru