Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 07 Maret 2026

BNPB Evakuasi Korban Bencana di Sumut Via Udara, Korban Tewas Mencapai 24 Orang

Redaksi - Kamis, 27 November 2025 07:00 WIB
685 view
BNPB Evakuasi Korban Bencana di Sumut Via Udara, Korban Tewas Mencapai 24 Orang
dok.BPBD Kabupaten Tapanuli Tengah
Banjir yang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatra Utara.

Jakarta (harianSIB.com)

Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) menjelaskan upaya penanganan bencana alam di sejumlah wilayah di Sumatera Utara (Sumut). BNPB bakal mengevakuasi korban lewat udara hingga memodifikasi cuaca.

"Saya juga akan berangkat besok pagi, saya akan menggeser satu pesawat helikopter airbus yang cukup besar untuk membantu evakuasi menjaga transportasi dan mengirimkan satu pesawat fixed-wings jenis caravan untuk melaksanakan operasi modifikasi cuaca," kata Kepala BNPB Letjen Suharyanto dalam keterangan tertulis, Rabu (26/11/2025)

Dikutip dari detikcom, BNPB akan mengerahkan dua pesawat untuk penanganan darurat di Sumatera Utara, yakni helikopter jenis airbus untuk melakukan evakuasi dan pesawat jenis caravan guna melaksanakan operasi modifikasi cuaca (OMC). Penanganan itu merupakan perintah langsung Presiden Prabowo Subianto.

"Saya sendiri tadi diperintah langsung oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto melalui Sekretaris Kabinet, dan ini perkembangan yang terjadi di lapangan akan kita laporkan secara kontinyu, artinya Bapak Presiden selalu memonitor terkait dengan keselamatan masyarakat yang itu menjadi hal yang penting," ujarnya.

Baca Juga:
Suharyanto mengatakan BNPB telah mengerahkan tim untuk melakukan koordinasi dan menyusun langkah penanganan darurat bersama BPBD, TNI-Polri, dan pemerintah daerah setempat. Dia mengatakan ada sejumlah kabupaten-kota yang terdampak banjir bandang hingga longsor di Sumut.

BNPB juga membawa sejumlah bantuan untuk masyarakat terdampak. Petugas segera membuka akses yang terputus akibat tanah longsor di sejumlah titik yang menghubungkan antara Sibolga, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan.

"Tentunya pertama adalah membuka akses, karena banyak titik-titik di jalan antara Sibolga ke Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan terputus termasuk ke Tarutung ini yang akan dibuka dalam waktu satu hingga dua hari ini," jelas Suharyanto.

Dilansir detikSumut, Rabu (26/11/2025) Polda Sumatera Utara menyebut korban jiwa dalam bencana alam di Sumut menjadi 24 orang. Bencana banjir hingga longsor itu tersebar di 11 kabupaten dan kota.

"Totalnya ada 72 orang, 24 orang meninggal dunia, luka ringan 37 orang, luka berat 6 orang, dan dalam pencarian 5 Orang," kata kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintuka.

Ferry mengatakan ada puluhan lokasi yang terdampak bencana alam yang terdiri dari banjir, longsor, pohon tumbang, dan puting beliung.

"Jumlahnya 86 bencana alam, tanah longsor 59 titik, banjir 21 titik , pohon jatuh 4 titik, dan puting beliung 2 titik," ungkapnya.

Korban itu dari bencana alam di 11 kabupaten dan kota yang ada di Sumatera Utara, meliputi Kabupaten Mandailing Natal, Nias, Nias Selatan, Pakpak Bharat, Sergai, Tapteng, Taput, Humbahas, Padang Sidempuan, dan Kota Sibolga. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kapolres Pematangsiantar Pimpin Apel Kesiapsiagaan Tanggap Bencana
BNPB Klarifikasi soal Undangan Rapat Pernikahan Anak Kepala BNPB
BNPB Minta Warga Waspadai Potensi Tsunami 50 Cm
Presiden Berangkatkan Tim Kemanusiaan untuk Myanmar
BNPB Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban Gempa Myanmar
RUU TNI Dikritik PBNU: Penempatan Tentara di Kejagung Dipersoalkan
komentar
beritaTerbaru