Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 07 Maret 2026

Hujan Lebat Sebabkan Banjir di Medan, Ribuan Rumah Terendam dan Warga Dievakuasi

Rido Sitompul - Kamis, 27 November 2025 13:37 WIB
1.006 view
Hujan Lebat Sebabkan Banjir di Medan, Ribuan Rumah Terendam dan Warga Dievakuasi
Foto harianSIB.Rido
Sejumlah wilayah terkena banjir usai hujan diguyur turun sejak Rabu siang hingga kamis siang (27/8/2025).

Medan(harianSIB.com)

Hujan lebat yang mengguyur Kota Medan sejak Rabu malam hingga Kamis pagi (27/11/2025) memicu banjir di sejumlah kawasan.

Ribuan rumah terendam, akses jalan terputus, dan sebagian warga terpaksa dievakuasi akibat tingginya luapan air.

Luapan Sungai Babura menyebabkan permukiman di Kelurahan Petisah Hulu, Kecamatan Medan Baru, terendam hingga sekitar satu meter.

Di Gang Pelita 2, Jalan Brigjen Katamso, ketinggian air bahkan mencapai atap rumah warga, membuat akses keluar masuk permukiman terputus total.

Baca Juga:
Genangan tinggi juga dilaporkan di beberapa kecamatan lain, termasuk Medan Sunggal, Medan Labuhan, Medan Marelan, Medan Selayang, dan Medan Johor.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan mencatat ribuan rumah terdampak dan sejumlah titik membutuhkan evakuasi segera.

"Kami terus melakukan pengawasan di seluruh wilayah rawan banjir. Tim BPBD bersama instansi terkait sudah dikerahkan untuk membantu warga," ujar Kepala BPBD Kota Medan, Yunita Sari, Kamis (27/11/2025).

Ia mengimbau masyarakat yang tinggal di bantaran sungai dan dataran rendah agar tetap waspada serta mengamankan barang-barang penting. "Segera mengungsi bila air terus naik," katanya.

Sebelumnya, BMKG Wilayah I telah mengeluarkan peringatan dini potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang hingga 27 November 2025.

Kepala BMKG Wilayah I, Hendro Nugroho, menjelaskan cuaca ekstrem ini dipicu pola angin pada lapisan 3.000 feet per 17 November yang menunjukkan adanya pusat tekanan rendah di Selat Karimata.

Kondisi tersebut memicu belokan angin dan konvergensi di wilayah Sumatera Utara sehingga meningkatkan potensi banjir dan longsor.

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Waas, juga telah mengimbau warga untuk tetap siaga menghadapi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat selama sepekan ke depan.

Di kawasan Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Medan Maimun, banjir parah dilaporkan terjadi pada Kamis pagi. Pantauan di Gang Pelita II menunjukkan ketinggian air mencapai atap rumah, sementara di Gang Alfajar rumah warga tak lagi terlihat karena diperkirakan terendam hingga tiga meter.

Warga mengaku air mulai naik sekitar pukul 05.30 WIB, sebelum waktu salat subuh. "Ada yang tidak menyangka air akan setinggi ini, jadi masih ada warga yang terjebak di lantai rumah sampai sekarang," ujar seorang korban banjir.

Hingga siang hari, sejumlah ruas jalan tidak dapat dilalui kendaraan akibat tinggi genangan. Aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan sekolah, ikut terganggu. Pemerintah Kota Medan dan BPBD masih melakukan pemantauan untuk mengantisipasi banjir susulan. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
BMKG Prediksi Hujan Lebat, Longsor akan Landa Pegunungan dan Pantai Barat
Hujan Lebat, Jalinsum Pematangsiantar-Parapat di Nagori Pondok Bulu Tertimbun Tanah Longsor
Banjir Langkat, Ribuan Rumah Terendam
Parlindungan Purba: Pemerintah Pusat Harus Kerjasama Atasi Banjir di Medan Sekitarnya
Gubsu dan Wali Kota Tinjau Lokasi Banjir di Medan Selayang
Godfried: Banjir di Medan Bukan Bencana Alam, Tapi Kurangnya Perhatian Pemko
komentar
beritaTerbaru