Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 28 Januari 2026

150 WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia

Redaksi - Rabu, 03 Desember 2025 12:29 WIB
785 view
150 WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia
SHUTTERSTOCK/MARIUSZ SZCZYGIEL
Ilustrasi Pengadilan.

Kemudian melakukan kunjungan konsuler ke tahanan guna memastikan kondisi fisik dan psikologis mereka tetap stabil, membangun komunikasi dengan otoritas hukum Malaysia untuk memperoleh informasi akurat dan memperjuangkan perlakuan yang manusiawi bagi para WNI.

Menyiapkan dukungan advokasi dan komunikasi diplomatik, terutama pada tahap-tahap krusial seperti permohonan pengampunan kepada Yang di-Pertuan Agong atau Sultan Negeri.

Menurut Danang, tantangan yang dihadapi di lapangan masih sangat besar. Setiap kasus memiliki dinamika hukum yang berbeda, mulai dari kesulitan pembuktian, perbedaan bahasa, keterbatasan pemahaman hukum oleh terdakwa, hingga lamanya proses banding.

"Oleh karena itu, koordinasi lintas lembaga menjadi kunci utama dalam memperkuat efektivitas pelindungan hukum dan diplomatik bagi para WNI," kata Danang.

Sebagian besar kasus yang ditangani KBRI berkaitan dengan tindak pidana narkotika, baik sebagai kurir, pihak yang tertipu oleh sindikat, maupun yang terlibat tanpa pemahaman penuh mengenai konsekuensinya.

Selain itu, terdapat pula kasus pembunuhan dan tindak pidana berat lainnya yang juga menuntut perhatian serius karena masing-masing kasus memiliki dimensi hukum, sosial, dan kemanusiaan yang berbeda.

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Lindungi Kesejahteraan Anak, Malaysia Segera Perketat Aturan Pernikahan Dini
Polres Tanjungbalai Kejar Penyelundup 1 Kg Sabu Asal Malaysia
Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi, HS Terancam Hukuman Mati
Lembaga Riset Malaysia Unggulkan Pasangan Jokowi-Ma ruf
Dilarang di Malaysia, Film yang Terinspirasi Artis Dihukum Gantung Tayang di Indonesia
Deepavali, Malaysia Gelar Festival Cahaya 2 Pekan
komentar
beritaTerbaru
Tebingtinggi Raih UHC Award 2026

Tebingtinggi Raih UHC Award 2026

Tebingtinggi(harianSIB.com)Pemerintah Kota (Pemko) Tebingtinggi meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) kategori Madya, menjadik