Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 14 Maret 2026

Hujan Deras Sejak Dini Hari, Banjir Rendam Sejumlah Wilayah Jakarta dan Ganggu Transportasi

Redaksi - Senin, 12 Januari 2026 13:37 WIB
1.301 view
Hujan Deras Sejak Dini Hari, Banjir Rendam Sejumlah Wilayah Jakarta dan Ganggu Transportasi
Foto: Dok/Kompas.com
Sejumlah ruas jalan di Jakarta terendam banjir akibat diguyur hujan sejak Senin (12/1/2026) dini hari.

Jakarta(harianSIB.com)

Hujan deras yang mengguyur sejak dini hari, Senin (12/1/2026), menyebabkan sejumlah wilayah di Jakarta kembali terendam banjir.

Dikutip dari Kompas.com, genangan air terjadi di berbagai titik, terutama di Jakarta Utara dan Jakarta Timur, serta berdampak pada arus lalu lintas, layanan transportasi umum dan peningkatan status siaga di pos pantau sungai.

Di Jakarta Utara, banjir melanda Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok. Genangan air muncul sejak pagi hari di sejumlah ruas jalan, antara lain Jalan Yos Sudarso depan PT Honda, kawasan Gedung Altira, depan Mall Artha Gading, Jalan Danau Sunter Utara, Jalan Sunter Kirana, Jalan Danau Sunter Selatan dan Jalan Danau Indah Raya. Ketinggian genangan berkisar antara 5 hingga 10 sentimeter.

Sebanyak 30 personel Pasukan Oranye dikerahkan untuk menangani genangan. Petugas PPSU disebar di berbagai titik guna membersihkan saluran drainase dari sampah dan sedimen serta membantu pengaturan lalu lintas agar kendaraan tetap dapat melintas.

Baca Juga:
Selain Sunter, banjir juga dilaporkan merendam kawasan Plumpang–Semper Koja serta Jalan Raya Cilincing–Marunda.

Sementara itu, di Jakarta Timur, genangan air setinggi 15 hingga 20 sentimeter terjadi di Jalan Taman Mini 1, Pinang Ranti. Kondisi tersebut diperparah oleh penyempitan jalan akibat proyek galian, sehingga menyebabkan kemacetan panjang dari arah Jalan H. Bokir bin Dji'un.

Kemacetan parah juga terjadi di Tol Jagorawi arah Halim. Sejak pukul 08.00 WIB, kepadatan terlihat di KM 1 dengan kecepatan kendaraan sekitar 5 km per jam. Hujan deras turut membatasi jarak pandang pengemudi.

Banjir berdampak pada layanan transportasi umum. Empat koridor TransJakarta, yakni koridor 5, 7, 9, dan 10, mengalami keterlambatan. Sejumlah rute seperti 5C, 7C, 7D, 7P, 7W, 9A, 9C, B41 dan D11 terdampak. Mikrotrans JAK 24 (Senen–Pulo Gadung via Kelapa Gading) tidak beroperasi sementara, sedangkan JAK 79 (Cengkareng–Tubagus Angke) dialihkan akibat genangan di Jalan Peternakan Raya. Di Pademangan, Koridor 5 (Kampung Melayu–Ancol) dipangkas hingga Jembatan Merah.

Gangguan lalu lintas juga terjadi di jalur menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Genangan air di Tol Prof. Sedyatmo arah bandara menyebabkan kendaraan melaju lambat dan antrean panjang, terutama pada jam sibuk pagi hari.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menaikkan status siaga banjir di sejumlah pos pantau. Pos Pantau Pesanggrahan dan Sunter Hulu mencatat tinggi muka air 180 sentimeter dengan status Siaga 3. Sementara itu, Pintu Air Pasar Ikan mencatat tinggi muka air 210 sentimeter dengan status Siaga 2.

BPBD mengimbau warga yang tinggal di bantaran sungai dan kawasan pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan serta memantau informasi resmi.

Hingga siang hari, petugas PPSU, Dinas Sumber Daya Air, Dinas Perhubungan dan TransJakarta masih melakukan penanganan di lapangan.

Potensi banjir susulan masih terbuka mengingat curah hujan diperkirakan tetap tinggi dalam beberapa hari ke depan. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kepala KPP Madya Jakut Jadi Tersangka, KPK Sita Emas dan Uang Rp6,38 Miliar
DJP Cabut Izin Konsultan Pajak Terkait Suap di KPP Madya Jakut
Adly Fairuz Digugat Rp5 Miliar, Diduga Tipu Janji Loloskan Masuk Akpol
Oknum Pejabat KPP Madya Jakarta Utara Terjaring OTT KPK, DJP Resmi Berhentikan Sementara
KPK OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara, Amankan Uang dan 8 Terduga Pelaku
Ketahanan Keluarga Fondasi Negara, Menag Ingatkan Ancaman Perceraian
komentar
beritaTerbaru