Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 05 Maret 2026
Kabid Humas Poldasu: Hal Urgent Segera Hubungi Polres Karo atau 110

Tidak Pernah Ditindak, Komplotan Kompani Ginting Kembali Membakar Taman Hotel GM Panggabean

* ⁠Tuty Panggabean: Sepertinya Setiap Hari Minggu PJU Polres Karo Tidak Ada di Tempat
Redaksi - Senin, 12 Januari 2026 20:18 WIB
1.310 view
Tidak Pernah Ditindak, Komplotan Kompani Ginting Kembali Membakar Taman Hotel GM Panggabean
Foto: Dok/SS
Para preman di bawah pimpinan Kompani Ginting membakar beberapa pohon cemara di sekitar halaman Hotel GM Panggabean, di Desa Gongsol, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, Minggu (11/1/2026)

Karo(harianSIB.com)

Diduga karena tidak pernah ditindak dan diproses hukum oleh pihak kepolisian, puluhan preman di bawah pimpinan Kompani Ginting kembali beraksi dengan merusak dan membakar pohon-pohon yang tumbuh di taman Hotel GM Panggabean, yang terletak di Desa Gongsol, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, Minggu (11/1/2026).

Berdasarkan catatan SIB, aksi perusakan taman Hotel GM Panggabean ini telah berulang kali terjadi sejak Juli 2025. Namun, hingga kini tidak pernah ada tindakan dari aparat Polsek Simpang Empat maupun Polres Tanah Karo terhadap para pelaku.

"Mereka mulai merusak secara masif pada Desember lalu. Saat itu mereka meracuni rumput taman dan bunga-bunga kami. Karena melihat aparat kepolisian tidak ada yang bertindak, mereka semakin berani dan brutal. Bukan hanya meracuni tanaman, mereka bahkan berani membakar pohon cemara kami yang sudah tumbuh tinggi dan besar," terang Tuty.

Baca Juga:

Kobaran api akibat pohon mangga yang tumbuh di taman Hotel GM Panggabean dibakar preman-preman setiap hari Minggu dan sampai sekarang belum ada tindakan hukum polisi terhadap mereka. (Foto: Dok/SS)

Ia menambahkan, setelah pada Minggu (4/1/2026) lalu, para pelaku membakar dua pohon cemara yang sudah tinggi, pada Minggu (11/1/2026), mereka kembali membakar dua pohon cemara dan satu pohon mangga. Bahkan, pohon cemara yang dibakar pada pekan sebelumnya kembali dibakar hingga dipastikan mati.

"Jadi seluruh pohon kami yang sudah besar dan tinggi mereka bakar, berjumlah lima batang. Jika aparat masih juga tidak menindak mereka, mungkin seluruh pohon yang ada di taman kami akan mereka bakar," ungkap Tuty.

Menurut Tuty, para pelaku membakar pohon menggunakan ban sepeda motor dan bensin sehingga api membesar dan mengeluarkan asap tebal. Istri salah satu karyawan hotel pun ketakutan dan berteriak meminta para preman tersebut tidak membakar pohon di area hotel. Anak-anaknya bahkan menangis histeris melihat kegaduhan antara ibu mereka dan para preman Kompani Ginting cs.

"Yang sangat mengherankan, meskipun api saat itu begitu besar dan asap sangat banyak seperti kebakaran rumah, dua anggota polisi baru datang sekitar dua jam kemudian. Itu pun yang datang hanya personel Bhabinkamtibmas," jelas Tuty.

Ia juga mengaku heran karena seolah setiap hari Minggu seluruh Pejabat Utama (PJU) Polres Tanah Karo tidak berada di tempat. Selama ini, menurutnya, belum pernah ada personel Samapta maupun Sabhara yang datang untuk mengamankan situasi.

"Tidak heran kalau Kompani Ginting cs ini semakin berani dan semakin brutal merusak properti orang lain," ujarnya.

Kapolres Tanah Karo, AKBP Pebriandi Haloho, S.H., S.I.K., M.Si., yang baru beberapa hari menjabat, saat dihubungi SIB pada Minggu (11/1), mengatakan, jika telah ada laporan di Polda Sumut, pihaknya tentu akan berkoordinasi dengan Polda Sumut.

"Nanti kita tanyakan perkembangan kasusnya," ungkap Kapolres.

Ketika disinggung bahwa selama ini personel yang turun ke lokasi hanya sebatas Bhabinkamtibmas Polsek Simpang Empat dan bukan Tim Unit Reaksi Cepat (URC), Sabhara, maupun anggota Reskrim Polres Tanah Karo, Kapolres menjelaskan hal tersebut akan menjadi perhatian pihaknya.

"Ini menjadi atensi kami," pungkasnya.

Terpisah, Kapolda Sumut melalui Kabid Humas Kombes Pol Ferry Walintukan, saat dikonfirmasi terkait aksi para preman yang beberapa hari lalu telah dilaporkan ke Polda Sumut ,namun kembali masuk ke area Hotel GM Panggabean untuk merusak dan membakar pohon cemara, mengatakan agar pihak hotel segera menghubungi Polres Tanah Karo jika kejadian serupa terulang.

"Jika hal yang bersifat urgent, segera hubungi Polres Tanah Karo atau hubungi 110. Jika tidak dilayani, akan kita tegur," ujarnya, sembari menyampaikan laporan terkait kejadian tersebut akan diproses dengan memeriksa para terlapor.

Tuty berharap Kapolres Tanah Karo yang baru dapat bertindak tegas terhadap para preman yang masuk tanpa hak dan merusak taman hotel.

"Semoga Bapak Kapolres yang baru bertindak tegas terhadap preman-preman ini agar perbuatan mereka tidak terus berulang. Jika kejadian ini masih berlanjut, kami akan melaporkan hal ini ke Jakarta, termasuk kepada Bapak Kapolri. Rakyat berhak merasa aman dalam segala hal, aman memiliki rumah, tempat usaha dan dalam melaksanakan aktivitas," ujarnya tegas. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
SMA Kartika I-4 Pematangsiantar Juara Turnamen Bola Voli Piala Dansat Brimob Polda Sumut
Wali Kota Tanjungbalai Apresiasi Penanaman 65 Ribu Mangrove Oleh Polda Sumut
Korupsi Paling Besar Dilakukan Preman
Kalangan DPRDSU Dukung Poldasu Tumpas Premanisme di Sumut
Masyarakat Harus All Out Dukung Kapoldasu Tumpas Premanisme
Kapolsek Patumbak Janji Habisi Preman di Amplas
komentar
beritaTerbaru