Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran, 148 Pelaut Hilang
Washington (harianSIB.com)Sebuah kapal perang Iran dilaporkan tenggelam setelah ditembak torpedo oleh kapal selam Amerika Serikat di Samudra
Karo(harianSIB.com)
Diduga karena tidak pernah ditindak dan diproses hukum oleh pihak kepolisian, puluhan preman di bawah pimpinan Kompani Ginting kembali beraksi dengan merusak dan membakar pohon-pohon yang tumbuh di taman Hotel GM Panggabean, yang terletak di Desa Gongsol, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, Minggu (11/1/2026).
Berdasarkan catatan SIB, aksi perusakan taman Hotel GM Panggabean ini telah berulang kali terjadi sejak Juli 2025. Namun, hingga kini tidak pernah ada tindakan dari aparat Polsek Simpang Empat maupun Polres Tanah Karo terhadap para pelaku.
"Mereka mulai merusak secara masif pada Desember lalu. Saat itu mereka meracuni rumput taman dan bunga-bunga kami. Karena melihat aparat kepolisian tidak ada yang bertindak, mereka semakin berani dan brutal. Bukan hanya meracuni tanaman, mereka bahkan berani membakar pohon cemara kami yang sudah tumbuh tinggi dan besar," terang Tuty.
Baca Juga:

Kobaran api akibat pohon mangga yang tumbuh di taman Hotel GM Panggabean dibakar preman-preman setiap hari Minggu dan sampai sekarang belum ada tindakan hukum polisi terhadap mereka. (Foto: Dok/SS)
Ia menambahkan, setelah pada Minggu (4/1/2026) lalu, para pelaku membakar dua pohon cemara yang sudah tinggi, pada Minggu (11/1/2026), mereka kembali membakar dua pohon cemara dan satu pohon mangga. Bahkan, pohon cemara yang dibakar pada pekan sebelumnya kembali dibakar hingga dipastikan mati.
"Jadi seluruh pohon kami yang sudah besar dan tinggi mereka bakar, berjumlah lima batang. Jika aparat masih juga tidak menindak mereka, mungkin seluruh pohon yang ada di taman kami akan mereka bakar," ungkap Tuty.
Menurut Tuty, para pelaku membakar pohon menggunakan ban sepeda motor dan bensin sehingga api membesar dan mengeluarkan asap tebal. Istri salah satu karyawan hotel pun ketakutan dan berteriak meminta para preman tersebut tidak membakar pohon di area hotel. Anak-anaknya bahkan menangis histeris melihat kegaduhan antara ibu mereka dan para preman Kompani Ginting cs.
"Yang sangat mengherankan, meskipun api saat itu begitu besar dan asap sangat banyak seperti kebakaran rumah, dua anggota polisi baru datang sekitar dua jam kemudian. Itu pun yang datang hanya personel Bhabinkamtibmas," jelas Tuty.
Ia juga mengaku heran karena seolah setiap hari Minggu seluruh Pejabat Utama (PJU) Polres Tanah Karo tidak berada di tempat. Selama ini, menurutnya, belum pernah ada personel Samapta maupun Sabhara yang datang untuk mengamankan situasi.
"Tidak heran kalau Kompani Ginting cs ini semakin berani dan semakin brutal merusak properti orang lain," ujarnya.
Kapolres Tanah Karo, AKBP Pebriandi Haloho, S.H., S.I.K., M.Si., yang baru beberapa hari menjabat, saat dihubungi SIB pada Minggu (11/1), mengatakan, jika telah ada laporan di Polda Sumut, pihaknya tentu akan berkoordinasi dengan Polda Sumut.
"Nanti kita tanyakan perkembangan kasusnya," ungkap Kapolres.
Ketika disinggung bahwa selama ini personel yang turun ke lokasi hanya sebatas Bhabinkamtibmas Polsek Simpang Empat dan bukan Tim Unit Reaksi Cepat (URC), Sabhara, maupun anggota Reskrim Polres Tanah Karo, Kapolres menjelaskan hal tersebut akan menjadi perhatian pihaknya.
"Ini menjadi atensi kami," pungkasnya.
Terpisah, Kapolda Sumut melalui Kabid Humas Kombes Pol Ferry Walintukan, saat dikonfirmasi terkait aksi para preman yang beberapa hari lalu telah dilaporkan ke Polda Sumut ,namun kembali masuk ke area Hotel GM Panggabean untuk merusak dan membakar pohon cemara, mengatakan agar pihak hotel segera menghubungi Polres Tanah Karo jika kejadian serupa terulang.
"Jika hal yang bersifat urgent, segera hubungi Polres Tanah Karo atau hubungi 110. Jika tidak dilayani, akan kita tegur," ujarnya, sembari menyampaikan laporan terkait kejadian tersebut akan diproses dengan memeriksa para terlapor.
Tuty berharap Kapolres Tanah Karo yang baru dapat bertindak tegas terhadap para preman yang masuk tanpa hak dan merusak taman hotel.
"Semoga Bapak Kapolres yang baru bertindak tegas terhadap preman-preman ini agar perbuatan mereka tidak terus berulang. Jika kejadian ini masih berlanjut, kami akan melaporkan hal ini ke Jakarta, termasuk kepada Bapak Kapolri. Rakyat berhak merasa aman dalam segala hal, aman memiliki rumah, tempat usaha dan dalam melaksanakan aktivitas," ujarnya tegas. (*)
Washington (harianSIB.com)Sebuah kapal perang Iran dilaporkan tenggelam setelah ditembak torpedo oleh kapal selam Amerika Serikat di Samudra
Medan(harianSIB.com)Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan, pentingnya sinergi antara pemerintah, pengusaha dan pekerja dalam
Sibuhuan(harianSIB.com)Kejaksaan Negeri Padang Lawas memusnahkan barang bukti dari 100 perkara tindak pidana yang telah berkekuatan hukum te
Aekkanopan(harianSIB.com)Putra Aek Kanopan Timur, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Haris Muda Siregar, resmi terpilih sebagai Ketua Ika
Nisel(harianSIB.com)Setelah penantian sejak lama, akhirnya kerinduan warga Desa Sisarahililaza dan Desa Harenoro, Kecamatan Lahusa, Nias Sel
Medan(harianSIB.com)Ketua DPC GAMKI Kota Medan Boydo HK Panjaitan membantah aksi massa pada 26 Pebruari 2026, di Balai Kota membawabawa sim
Medan(harianSIB.com)Majelis Pendidikan Kristen Wilayah SumutAceh (MPKW SumutAceh) akan menggelar Perayaan Paskah pada 11 April 2026 mulai
Jakarta(harianSIB.com)Komisi Yudisial (KY) bersama Mahkamah Agung (MA) menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap terhadap hakim yustisial pada
Jakarta(harianSIB.com)Majelis Kehormatan Hakim (MKH) menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada hakim Pengadilan Negeri (PN) Kraksaan yan
Lubukpakam(harianSIB.com)Mantan Kepala Desa (Kades) Paluh Kurau, M Yusuf Batubara kembali menerima kekalahan dalam gugatan hukum terkait pem
Serang(harianSIB.com)Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang menggeledah Kantor Pertanahan Kota Serang, Banten, Selasa (3/3/2026), terkait dugaan g
Jakarta(harianSIB.com)Mahkamah Konstitusi (MK) menghapus frasa "secara langsung atau tidak langsung" dalam Pasal 21 UndangUndang