Dalam beberapa kasus, gejala pernapasan seperti batuk, sesak napas, atau pneumonia juga terjadi, meskipun waktu dan tingkat keparahan gejala ini dapat sangat bervariasi. Komplikasi paling serius dan utama dari infeksi Nipah adalah peradangan otak, yang dikenal sebagai ensefalitis.
Virus Nipah (NiV) pertama kali diidentifikasi pada tahun 1999 di Malaysia. Ensefalitis dan penyakit pernapasan merebak di antara peternak babi dan orang lain yang memiliki kontak dekat dengan babi yang terinfeksi di negeri itu dan Singapura.
Virus Nipah dikaitkan dengan tingkat kematian yang tinggi, antara 40 dan 75% tergantung pada wabah dan strain virus yang terlibat. Para penyintas mungkin mengalami efek neurologis jangka panjang, seperti kejang terus-menerus atau perubahan kepribadian. (*)
Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in
/home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/theme/detail.php on line
406