Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 03 Februari 2026

Musda Golkar Sumut Diwarnai Kericuhan, Massa Berkaus Kuning Lempar Batu dan Petasan ke Arah Hotel JW Marriott

Leo Bastari Bukit - Minggu, 01 Februari 2026 19:13 WIB
603 view
Musda Golkar Sumut Diwarnai Kericuhan, Massa Berkaus Kuning Lempar Batu dan Petasan ke Arah Hotel JW Marriott
Foto: Dok/Wali
Kericuhan yang sempat terjadi dalam Musda Partai Golkar Sumut, di Hotel JW Marriott, Medan, Minggu (1/2/2026).

Medan (harianSIB.com)

Sekretaris Steering Committee (SC) Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Sumut Muhammad Asril mengimbau seluruh kader dan pihak terkait untuk menjaga ketertiban, kekompakan, serta soliditas partai selama pelaksanaan Musda Golkar Sumut 2026.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul dinamika internal dan insiden kericuhan yang sempat terjadi dalam rangkaian Musda di Hotel JW Marriott, Medan, Minggu (1/2/2026). Asril menegaskan, Musda merupakan forum resmi partai yang memiliki aturan dan tata tertib yang wajib dihormati oleh semua pihak.

Ia meminta agar pihak-pihak yang tidak memiliki status sebagai peserta maupun peninjau sidang perhimpunan dapat menyesuaikan diri dan tidak mengganggu jalannya persidangan.

"Kami mengimbau dengan tegas agar pihak-pihak di luar peserta dan peninjau sidang perhimpunan dapat menyesuaikan diri serta menjaga ketertiban. Musda ini adalah forum resmi partai yang harus dijalankan sesuai mekanisme," ujar Asril.

Meski demikian, Asril mengapresiasi tingginya perhatian kader dan masyarakat terhadap jalannya musda. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan Partai Golkar masih menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan di Sumut.

"Kami mengapresiasi dinamika yang luar biasa di internal Partai Golkar. Partisipasi dan perhatian berbagai elemen masyarakat dalam mengawal jalannya musda ini menunjukkan besarnya harapan terhadap Golkar Sumut ke depan," katanya.

Terkait insiden kericuhan, Asril menekankan pentingnya langkah pencegahan agar hal serupa tidak terulang. Ia mengajak seluruh kader untuk menahan diri, mengedepankan musyawarah, serta menjaga suasana tetap kondusif selama seluruh tahapan Musda berlangsung.

"Kami berharap tidak ada lagi kericuhan. Perbedaan pandangan adalah hal yang wajar, namun harus disalurkan melalui mekanisme organisasi," tegasnya.

Asril juga mengingatkan arahan Pimpinan Sidang Musda Golkar XI, agar musyawarah dilaksanakan dalam suasana penuh kebersamaan dan kegembiraan.

"Arahan dari Pak Guntur sudah sangat jelas, bahwa musda ini harus kita jalankan dengan kompak, solid, dan dalam suasana riang gembira. Golkar adalah partai besar dan kedewasaan berpolitik harus kita tunjukkan bersama," ucapnya.

Di akhir pernyataannya, Asril menegaskan komitmen Steering Committee untuk menjalankan tugas secara profesional dan objektif sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar.

"Kami di SC berkomitmen menjaga proses Musda tetap berjalan sesuai aturan. Harapannya, musda ini melahirkan kepemimpinan yang mampu membawa Golkar Sumut semakin solid dan berprestasi ke depan," pungkasnya.

Sebelumnya, sekelompok massa yang mengenakan kaus warna kuning melakukan aksi pelemparan batu dan petasan ke arah Hotel JW Marriott saat musda berlangsung. Aksi tersebut sempat menghebohkan peserta dan tamu hotel, hingga pihak kepolisian turun melakukan pengamanan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, insiden bermula setelah sidang pembahasan tata tertib (Tatib) Musda. Panitia mempersilakan undangan yang bukan peserta untuk keluar dari ruang rapat.

Namun, hal tersebut memicu protes dari sejumlah pihak hingga suasana menjadi ricuh. Satuan Tugas (Satgas) kemudian mengamankan seorang peserta yang mengenakan atribut sayap Partai Golkar. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru