Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 29 Maret 2026

Hacker Iran Bobol Email Direktur FBI

Redaksi - Sabtu, 28 Maret 2026 15:46 WIB
200 view
Hacker Iran Bobol Email Direktur FBI
Foto: dok. Reuters
Hacker Iran Bobol Gmail Direktur FBI Kash Patel, Data Lama Terbongkar.

Washington(harianSIB.com)

Kelompok hacker yang diduga memiliki keterkaitan dengan pemerintah Iran dilaporkan telah membobol akun email pribadi Direktur Biro Investigasi Federal AS atau FBI Kash Patel.

Kelompok yang menamakan diri Handala Hack Team itu mengumumkan peretasan tersebut melalui situs resmi mereka pada Jumat (27/3/2026).

Mereka menyatakan bahwa Patel kini masuk dalam daftar panjang korban peretasan mereka, sebagaimana dilansir Reuters.

Sebagai bukti berhasil meretas, kelompok tersebut mempublikasikan rangkaian foto pribadi Patel, mulai dari momen ia sedang menghisap cerutu, mengendarai mobil antik, hingga foto selfie di depan cermin dengan botol minuman rum berukuran besar.

Pihak FBI telah mengonfirmasi bahwa email pribadi direkturnya memang menjadi sasaran peretasan.

Juru bicara FBI Ben Williamson menyatakan bahwa langkah-langkah mitigasi telah segera diambil.

"Kami telah mengambil semua langkah yang diperlukan untuk memitigasi potensi risiko terkait aktivitas ini," ujar Williamson dalam pernyataan resminya dikutip dari kompas.com

Dia juga menekankan bahwa data yang bocor tersebut merupakan dokumen lama.

"Data yang terlibat bersifat historis dan tidak menyangkut informasi pemerintah mana pun," tambahnya.

Selain foto, para hacker juga merilis sampel lebih dari 300 pesan email yang mencakup korespondensi pribadi maupun pekerjaan dalam rentang waktu antara tahun 2010 hingga 2019.

Alamat Gmail pribadi yang diklaim telah dibobol tersebut diketahui cocok dengan data kebocoran sebelumnya yang tercatat oleh firma intelijen dark web, District 4 Labs.

Para peneliti Barat menilai Handala merupakan salah satu identitas yang digunakan oleh unit intelijen siber pemerintah Iran.

Di satu sisi, kelompok ini mempresentasikan diri mereka sebagai aktivis peretas pro-Palestina.

Sebelum menyasar Patel, Handala juga mengklaim telah meretas perusahaan perangkat medis Michigan, Stryker, pada 11 Maret lalu, serta membocorkan data pribadi puluhan karyawan Lockheed Martin di Timur Tengah.

Kepala staf perusahaan keamanan siber Israel Check Point, Gil Messing, menilai aksi ini adalah bagian dari strategi Iran untuk mempermalukan pejabat AS.

Peningkatan aktivitas siber ini terjadi di tengah konflik Timur Tengah yang dipicu oleh serangan gabungan AS- Israel ke Iran pada 28 Februari. Iran membalas serangan dan menutup Selat Hormuz. (*)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pecat Direktur FBI, Donald Trump Terancam Impeachment ?
Kesaksian Mantan Direktur FBI di Komite Intelijen AS : Saya Dipecat karena Penyelidikan Soal u201cRusiau201d
Donald Trump Sebut Pemecatan Direktur FBI Kurangi Tekanan Besar
 Trump Ingatkan Eks Direktur FBI Tidak Bicara ke Media
Pecat Direktur FBI, Demonstran Serukan Pemakzulan Trump
Penasehat Kampanye Salahkan Direktur FBI atas Kekalahan Hillary Clinton
komentar
beritaTerbaru