Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 06 April 2026

Hadiri Festival Pawai Paskah, Wapres Gibran Ikut Pikul Salib

Redaksi - Senin, 06 April 2026 18:31 WIB
127 view
Hadiri Festival Pawai Paskah, Wapres Gibran Ikut Pikul Salib
Simon Selly/detikBali
Wapres Gibran Rakabuming Raka saat memikul salib di Kupang.

Kupang(harianSIB.com)

Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, ikut memikul salib dalam Festival Pawai Paskah yang digelar Pemuda Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (6/4/2026) siang.

Dalam kegiatan tersebut seperti dikutip dari kompas.com, Gibran memikul salib bersama Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Wali Kota Kupang Christian Widodo, sejumlah pejabat daerah, serta tokoh agama.

Ia tampak berada di barisan depan, sejajar dengan Ketua Sinode GMIT, Semuel Pandie. Berdasarkan pantauan di lokasi, Gibran hanya berjalan beberapa langkah sambil memikul salib, sebelum kemudian menyapa warga.

Ia sempat berhenti untuk berinteraksi dengan sejumlah penyandang disabilitas dan melayani permintaan swafoto dari masyarakat yang hadir.

"Tidak ada satu negara pun yang dapat melakukan pembangunan tanpa persatuan," ujar Gibran.

Gibran tiba di lokasi kegiatan mengenakan kemeja lengan panjang berwarna biru dan celana panjang hitam. Kehadirannya disambut antusias warga yang memadati titik start pawai.

Ia pun beberapa kali meluangkan waktu untuk berfoto bersama peserta dan masyarakat.

Ketua Sinode GMIT Semuel Pandie menyematkan selendang kepada Gibran, serta memberikan topi rajutan hasil karya kelompok disabilitas.

Selain mengikuti prosesi, Gibran juga didaulat untuk melepas secara resmi peserta Pawai Paskah Pemuda Sinode GMIT di Kupang.

Dalam sambutannya, Gibran menyampaikan salam dari Presiden RI Prabowo Subianto serta mengucapkan selamat merayakan Paskah kepada seluruh umat Kristiani.

Ia menegaskan, Festival Paskah tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga mengandung pesan penting tentang perdamaian, persatuan, dan toleransi di tengah keberagaman bangsa.

Gibran juga mendorong agar kegiatan tersebut dapat dikembangkan sebagai agenda wisata rohani yang mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga persatuan nasional serta meningkatkan kewaspadaan terhadap provokasi dan penyebaran informasi yang tidak benar. (*)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru