Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 07 April 2026

Dimediasi Kemenag, Segel Rumah Doa POUK Tesalonika Tangerang Resmi Dibuka

Redaksi - Senin, 06 April 2026 23:17 WIB
90 view
Dimediasi Kemenag, Segel Rumah Doa POUK Tesalonika Tangerang Resmi Dibuka
Foto: Dok. Kemenag
Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar, saat turun tangan menyelesaikan polemik penyegelan rumah doa POUK Tesalonika, Tangerang, Banten, Senin (6/4/2026).

Tangerang (harianSIB.com)

Polemik penyegelan Rumah Doa Jemaat Persatuan Oikumene Umat Kristiani (POUK) Tesalonika di Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Banten, akhirnya berujung damai. Segel bangunan resmi dicabut setelah adanya mediasi yang melibatkan Kementerian Agama (Kemenag) RI dan pemerintah daerah setempat, Senin (6/4/2026).

Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar, turun langsung ke lokasi bertindak sebagai mediator antara Pemkab Tangerang dengan pihak Yayasan POUK Tesalonika.

"Sore ini saya turun langsung ke lokasi di Yayasan dan rumah doa POUK Teluknaga untuk melakukan mediasi, serta berkomunikasi guna mencari solusi terbaik. Upaya tersebut alhamdulillah terlaksana dan menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam merespons persoalan di tengah masyarakat," ujar Gugun dalam keterangan persnya di lokasi, Senin (6/4/2026).

Gugun mengapresiasi kerja sama semua pihak sehingga konflik tersebut menemui titik terang. Dari hasil mediasi, disepakati empat poin penting. Pertama, pencabutan segel Rumah Doa dan Yayasan POUK Teluknaga langsung dilakukan.

Baca Juga:
Kedua, Pemkab Tangerang berkomitmen mencari lahan baru, mengurus perizinan (PBG/IMB), dan membangun gereja di dekat lokasi Teluknaga. Ketiga, plang yayasan langsung dipasang kembali pada sore itu juga. Terakhir, segala bentuk perubahan atas kesepakatan akan diselesaikan melalui musyawarah mufakat.

Gugun menegaskan, Indonesia adalah negara berasaskan Pancasila yang menjamin kebebasan beragama seluruh warganya. Nilai-nilai toleransi ini, tambahnya, harus dijaga bersama sebagaimana kerukunan umat beragama yang selama ini dirawat dengan baik di berbagai daerah majemuk.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ketua PGI Kota Medan Minta Rohaniawan Gencar Beri Siraman Rohani
Siap Diajak Dialog DPR, PGI Punya 2 Usul soal Pasal Sekolah Minggu
Tepis Video Viral, PGI Tegaskan Tak Bayar Banser untuk Jaga Gereja
Sekjen PGI: PGI Ajak HKI dengan Spirit Pembaharuannya untuk Ikut Membaharui Bangsa dan Gereja-gereja
Ketua PGI Sumut Minta Musibah di Danau Toba Jadi Bahan Evaluasi
Perempuan PGI Kota Medan Harus Bijak Gunakan Media Sosial
komentar
beritaTerbaru