Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 07 April 2026

Dimediasi Kemenag, Segel Rumah Doa POUK Tesalonika Tangerang Resmi Dibuka

Redaksi - Senin, 06 April 2026 23:17 WIB
114 view
Dimediasi Kemenag, Segel Rumah Doa POUK Tesalonika Tangerang Resmi Dibuka
Foto: Dok. Kemenag
Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar, saat turun tangan menyelesaikan polemik penyegelan rumah doa POUK Tesalonika, Tangerang, Banten, Senin (6/4/2026).

"Tidak boleh ada satu pun kelompok yang merasa lebih berhak daripada yang lain dalam menjalankan keyakinannya. Kebebasan beribadah adalah hak semua anak bangsa. Intoleransi dan persekusi tidak bisa dibenarkan dalam bentuk apa pun," tegasnya.

Sebelumnya, video aksi penyegelan rumah doa POUK Tesalonika oleh sejumlah massa dan anggota Satpol PP viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi pada Jumat (3/4/2026) usai ibadah Jumat Agung, yang memicu kecaman luas.

Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) melalui Sekretaris Eksekutif Bidang Keadilan dan Perdamaian PGI, Pdt. Etika Saragih, sempat mengecam keras insiden tersebut.

"Mengecam tindakan penyegelan yang dilakukan tanpa mempertimbangkan secara adil hak konstitusional umat untuk beribadah, khususnya pada momentum sakral seperti Jumat Agung dan menjelang Paskah," kata Etika dalam pernyataan resminya, Senin (6/4/2026).

Kini, dengan tercapainya kesepakatan, Kemenag berharap masyarakat terus menjaga kerukunan dan kedamaian. Turut hadir dalam proses mediasi tersebut Camat Teluknaga Kurnia, Konsultan Hukum Pemkab Tangerang Deden Syukron, Kasatpol PP Ana Supriatna, perwakilan Kanwil Kemenkumham Banten, FKUB, serta jajaran pengurus POUK Tesalonika.(**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ketua PGI Kota Medan Minta Rohaniawan Gencar Beri Siraman Rohani
Siap Diajak Dialog DPR, PGI Punya 2 Usul soal Pasal Sekolah Minggu
Tepis Video Viral, PGI Tegaskan Tak Bayar Banser untuk Jaga Gereja
Sekjen PGI: PGI Ajak HKI dengan Spirit Pembaharuannya untuk Ikut Membaharui Bangsa dan Gereja-gereja
Ketua PGI Sumut Minta Musibah di Danau Toba Jadi Bahan Evaluasi
Perempuan PGI Kota Medan Harus Bijak Gunakan Media Sosial
komentar
beritaTerbaru