Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 15 April 2026

Kirim Senjata ke Iran, Trump Ancam China

Redaksi - Minggu, 12 April 2026 12:56 WIB
359 view
Kirim Senjata ke Iran, Trump Ancam China
Foto/CNN Money
Presiden AS Donald Trump ancam China dengan konsekuensi serius jika mengirim senjata ke Iran.

Washington(harianSIB.com)

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan peringatan kepada China bahwa mereka akan menerima konsekuensi jika mengirimkan senjata ke Iran.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump ketika ditanya mengenai laporan intelijen AS yang menunjukkan Beijing sedang bersiap untuk mengirim senjata ke Iran.

"Jika China melakukan itu, China akan menghadapi masalah besar, oke?" kata Trump saat meninggalkan Gedung Putih, dikutip dari kompas.com, Minggu (12/4/2026).

Baca Juga:
Trump tidak mengatakan apakah dia telah berbicara dengan Presiden China Xi Jinping terkait hal itu. Keduanya dijadwalkan akan bertemu pada awal bulan depan di China.

Sebelumnya, CNN melaporkan pada Sabtu (11/4/2026) pagi bahwa intelijen AS mengindikasikan China sedang bersiap untuk mengirimkan sistem pertahanan udara baru ke Iran dalam beberapa minggu ke depan.

Informasi tersebut juga menggarisbawahi, Iran mungkin memanfaatkan gencatan senjata sebagai kesempatan untuk mengisi sistem persenjataan tertentu dengan bantuan mitra asing utama.

Dua sumber mengatakan kepada CNN, ada indikasi Beijing berupaya mengarahkan pengiriman melalui negara ketiga untuk menyamarkan asal sebenarnya.

Menurut sumber-sumber tersebut, senjata yang sedang disiapkan Beijing untuk ditransfer adalah sistem rudal anti-pesawat yang dioperasikan dari bahu, dikenal sebagai MANPAD.

Rudal ini menjadi momok utama pesawat militer AS yang terbang rendah selama perang lima minggu, dan berpotensi digunakan lagi jika gencatan senjata gagal.

Sementara itu, juru bicara Kedutaan Besar China di Washington membantah tuduhan tersebut dan mengatakan, Beijing tidak pernah menyediakan senjata kepada pihak mana pun yang terlibat dalam konflik.

"Sebagai negara besar yang bertanggung jawab, China secara konsisten memenuhi kewajiban internasionalnya," kata juru bicara tersebut.

Ia meminta pihak AS untuk menahan diri dan tidak membuat tuduhan tanpa dasar, dan berharap pihak-pihak terkait dapat berbuat lebih banyak untuk membantu meredakan ketegangan. (*)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sempat Dilaporkan Hilang, Silvia Armaya Purba Akhirnya Pulang ke Rumah
Kejati Jateng Panggil Oknum Jaksa di Rembang, Terkait Dugaan Pemerasan
Dana Pemulihan Pascabencana Sumut Melonjak Rp23,32 Triliun, Bobby Nasution Sempat Protes Alokasi
RI Umumkan Arab Saudi Tak Keluarkan Visa Haji Furoda 2026
Ratusan Warga Panipahan Rohil Mengamuk, Rumah Terduga Bandar Narkoba Dibakar
Berakal Budi dan Berpengharapan Sepenuhnya Kepada Allah (1 Petrus 1:13).
komentar
beritaTerbaru