Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 14 Oktober 2026

Rakernas V MPK Indonesia Digelar di Taput, 250 Peserta dari Seluruh Indonesia Akan Jelajahi Situs Kekristenan dan Destinasi Wisata Tanah Batak

Horas Pasaribu - Senin, 12 Oktober 2026 21:19 WIB
859 view
Rakernas V MPK Indonesia Digelar di Taput, 250 Peserta dari Seluruh Indonesia Akan Jelajahi Situs Kekristenan dan Destinasi Wisata Tanah Batak
Foto: harianSIB.com/Danres Saragih
Ketua DPW MPK Indonesia Sumut Dr RE Nainggolan, Bupati Taput Dr JTP Hutabarat dan panitia Rakernas V MPK, foto bersama Kepala Biro Redaksi SIB Medan 1 Martohap Simarsoit, usai beraudiensi, Senin (12/10/2026), di Kantor SIB Medan.

Pengurus DPW MPK Indonesia Dra Veronika Sitanggang, MSi menyerahkan buku panduan Rakernas V MPK Indonesia yang di dalamnya ada dukungan Harian SIB kepada Kabiro Redaksi Medan 1 Martohap Simarsoit, atas nama pimpinan Harian SIB, pada audiensi panitia Rakernas, Senin (12/10/2026), di Kantor Harian SIB Medan. (Foto: harianSIB.com/Danres Saragih)

"Tujuannya agar masyarakat di seluruh Indonesia, bahkan dunia, mengetahui bahwa Tapanuli Utara memiliki sejarah penting dalam perjalanan kekristenan, khususnya di Sumatera Utara," ujarnya.

Sejumlah lokasi bersejarah dan wisata rohani yang diharapkan dapat dikunjungi peserta Rakernas antara lain Huta Damai, Salib Kasih, Siatas Barita, Seminarium Sipoholon, Pearaja, malam Munson dan Lyman di Lobupining, Kecamatan Adiankoting, malam Dr IL Nomensen di Sigumpar Toba serta sejumlah kawasan bersejarah lainnya di Tapanuli Utara.

Baca Juga:

Panitia juga akan singgah ke kampus Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli (Unita) di Silangit. Karena Kampus Unita termasuk kawasan bersejarah yang patut dikunjungi.

Panitia menilai, kehadiran peserta dari berbagai daerah tidak hanya memberikan manfaat bagi penguatan organisasi, tetapi juga membuka peluang untuk memperkenalkan potensi wisata rohani dan budaya lokal kepada masyarakat yang lebih luas.

Rakernas V MPK Indonesia juga dinilai memiliki arti khusus karena menjadi salah satu agenda nasional terakhir sebelum pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) MPK Indonesia pada 2027 di Jakarta.

Antusiasme peserta juga terlihat dari rencana kedatangan delegasi yang dijadwalkan mulai 13 dan 14 Oktober 2026. Sebagian peserta diperkirakan baru meninggalkan Taput pada 20 Oktober 2026, karena ingin memanfaatkan waktu untuk mengunjungi sejumlah destinasi wisata dan situs rohani di daerah itu.

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari kalangan masyarakat Batak, tetapi juga dari berbagai latar belakang suku dan daerah, termasuk Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Jawa.

Pengurus DPW MPK Indonesia Sanggam Hutagalung SH menyerahkan cinderamata berupa plakat kepada Kabiro Redaksi Medan 1 Martohap Simarsoit, atas nama pimpinan Harian SIB, pada audiensi panitia Rakernas, Senin (12/10/2026) di Kantor Harian SIB Medan. (Foto: harianSIB.com/Danres Saragih)

"Panitia berharap Rakernas V dapat memperkuat persatuan, integritas, serta komitmen organisasi dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis. Kehadiran MPK Indonesia juga diharapkan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama maupun suku," ucap RE.

RE Nainggolan turut menyampaikan apresiasi kepada media SIB News Network yang selama ini memberikan dukungan terhadap kegiatan dan program organisasi. Dukungan tersebut dinilai penting untuk menyebarluaskan informasi mengenai kegiatan MPK Indonesia kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, menurutnya, Tapanuli Utara diharapkan semakin dikenal sebagai salah satu kawasan penting dalam sejarah kekristenan di Indonesia sekaligus sebagai destinasi wisata rohani yang memiliki nilai sejarah dan budaya.

Bupati Taput Dr JTP Hutabarat mengatakan, Pemkab Taput menyatakan kesiapan penuh mendukung dan menyukseskan Rakernas MPK. Kegiatan berskala nasional ini dinilai menjadi momentum strategis memperkenalkan sejarah kekristenan, budaya Batak, serta potensi wisata religi di Tanah Batak kepada peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Pria yang akrab disapa JTP ini menegaskan, dukungan terhadap Rakernas didasari posisi daerah tersebut sebagai salah satu pusat perkembangan atau titik nol peradaban kekristenan di Tanah Batak.

Menurutnya, kegiatan MPK memiliki nilai strategis karena menghadirkan perwakilan umat Kristen dari berbagai wilayah di Indonesia. Kehadiran para peserta menjadi kesempatan bagi Tapanuli Utara untuk memperkenalkan hubungan erat antara budaya Batak dan perkembangan kekristenan.

"Ketika berbicara tentang kekristenan, salah satu hal yang perlu kita perkenalkan adalah bagaimana budaya Batak menerima dan berkembang bersama kekristenan. Sejumlah situs bersejarah menjadi bukti perjalanan tersebut," ujarnya.

Ia menjelaskan, Taput memiliki berbagai peninggalan sejarah kekristenan yang berpotensi dikembangkan sebagai objek wisata religi. Di antaranya, Salib Kasih, gereja-gereja tua, serta makam para misionaris yang memiliki nilai sejarah penting bagi perkembangan kekristenan di Tanah Batak. Situs-situs tersebut diharapkan dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata religi yang memiliki nilai edukasi dan sejarah.

"Tujuan kami bukan hanya menyukseskan kegiatan ini, tetapi juga memperkenalkan sejarah kekristenan dan kekayaan budaya Batak kepada para peserta dari berbagai daerah," ungkap JTP.

Untuk mendukung kelancaran Rakernas V MPK, Pemkab Taput membentuk kepanitiaan daerah diketuai Wakil Bupati Dr Deni Parlindungan Lumbantoruan. Pemda juga menyiapkan sistem penyambutan dan pendampingan bagi para peserta. Setiap daerah yang mengirimkan perwakilan direncanakan mendapatkan pendamping dari panitia lokal agar kebutuhan peserta selama kegiatan dapat terlayani dengan baik.

Persiapan transportasi turut menjadi perhatian. Panitia telah melakukan simulasi penjemputan dengan melibatkan sejumlah bus besar dan bus berukuran lebih kecil guna mengantisipasi kedatangan peserta dalam waktu bersamaan.

Kesiapan panitia telah mencapai sekitar 80 persen. Sejumlah hal teknis masih terus dimatangkan, termasuk susunan acara, pengaturan transportasi, pelayanan peserta, dan pembagian lokasi kunjungan wisata.

Selain memperkenalkan sejarah kekristenan, Rakernas V MPK juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat, terutama pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Kehadiran peserta dari berbagai daerah dinilai berpotensi menggerakkan perekonomian lokal melalui penjualan produk kerajinan, pakaian tradisional, serta makanan khas daerah.

Pemerintah daerah mendorong agar kekayaan kuliner Tapanuli Utara ditampilkan secara lebih beragam. Promosi makanan khas tidak hanya terpaku pada satu jenis hidangan, tetapi juga mencakup berbagai kuliner lain yang mencerminkan kekayaan tradisi masyarakat Batak.

Ibadah di Salib Kasih menjadi salah satu hal yang perlu difasilitasi, termasuk pengaturan kendaraan dan akses menuju lokasi. Panitia juga mempertimbangkan kemungkinan pelaksanaan olahraga bersama yang dapat dilanjutkan dengan kegiatan ibadah sesuai jadwal yang disepakati.

Sementara itu, kunjungan wisata akan diatur berdasarkan pembagian kelompok peserta. Langkah ini diperlukan untuk menghindari penumpukan kendaraan dan memastikan setiap rombongan dapat mengunjungi lokasi yang telah ditentukan dengan nyaman.

"Pemkab Taput akan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta," tegas JTP.

Mewakili Pemimpin Umum Harian SIB Ir GM Chandra Panggabean dan Pemred GM Immanuel Panggabean, BBA, Kepala Biro Redaksi SIB Medan 1 Martohap Simarsoit berterima kasih atas kunjungan panitia ke kantor SIB.

Martohap mengatakan, Harian SIB, khususnya SIB News Network (SNN), akan mendukung pelaksanaan Rakernas lewat pemberitaan.

"Semoga Rakernas berjalan lancar, diberi Tuhan cuaca yang baik," ungkap Martohap. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Dr RE Nainggolan MM: N4J Lahir karena Prihatin akan Maraknya Upaya Perlawanan kepada Pemerintah
Komisaris Harian SIB GM Marulam Panggabean Tutup Usia
13 - 17 Oktober 2018, Festival Tenun Nusantara di Tapanuli Utara
Navigator College Australia Merasa Spesial Dimuat di Harian SIB
Gebyar PAUD 2018 Tapanuli Utara Diwarnai Berbagai Lomba
Ketua Umum DPP N4J Dr RE Nainggolan MM Gelar Rapat
komentar
beritaTerbaru