Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 17 Oktober 2026

Kabut Asap Makin Parah, Singapura Siap Tempuh Jalur Hukum

Redaksi - Kamis, 15 Oktober 2026 20:07 WIB
295 view
Kabut Asap Makin Parah, Singapura Siap Tempuh Jalur Hukum
Foto: FP/ROSLAN RAHMAN
Warga Singapura berjalan di boulevard Marina Bay yang diselimuti kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Indonesia.

"Kami sungguh berharap target itu dapat tercapai. Seperti yang saya katakan, ini merupakan tugas yang sulit mengingat kondisi iklim saat ini. Namun, kami berharap mereka dapat mencapai tujuan tersebut," kata Fu.

Baca juga: Kabut Asap Indonesia Sampai Timor Leste, Sekolah Ditutup 3 Hari

Kualitas udara Singapura memburuk pada Rabu (14/10/2026). Pembacaan PM2.5 per jam di wilayah barat mencapai 288 pada pukul 15.00, menjadi angka tertinggi yang tercatat di Singapura sejak 2015.

Baca Juga:

Pembacaan PM2.5 per jam juga berada pada tingkat tinggi di wilayah selatan, timur, dan tengah. Sementara itu, Indeks Standar Pencemar atau Pollutant Standards Index (PSI) selama 24 jam berada dalam kategori tidak sehat di seluruh Singapura per pukul 15.00.

Memburuknya kondisi udara mendorong Sport Singapore menutup sementara seluruh fasilitas luar ruangan dan fasilitas tanpa pendingin udara di pusat olahraga ActiveSG di wilayah barat.

Pemerintah Singapura mulai mendistribusikan masker N95 secara bertahap pada Rabu setelah tingkat PM2.5 mencapai kategori sangat tinggi.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Singapura Subsidi Pengobatan Warga Terdampak Kabut Asap Karhutla, Biaya Maksimal Rp140 Ribu
Jumlah Pasien Klinik hingga IGD di Singapura Naik Buntut Karhutla RI
Alasan Singapura Sita Rp1,9 T Dana Anak Taipan Sawit Indonesia
Ahli Pendidikan Ina Liem Jelaskan Jalur Pendidikan Gibran di Singapura: Lulus Advanced Diploma, Lanjut Bachelor
Media Asing Soroti Pengusaha RI Tersandung Kasus Dolar Singapura Palsu S$340 Ribu
Pengusaha Indonesia Diselidiki di Singapura Terkait Dugaan Uang Palsu
komentar
beritaTerbaru