Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 07 Maret 2026

Concordia Choir Juara Festival Paduan Suara Gerejawi Kasih Bangsa IV

- Selasa, 15 April 2014 14:35 WIB
1.556 view
  Concordia Choir Juara Festival Paduan Suara Gerejawi Kasih Bangsa IV
Medan (SIB)- Kelompok paduan suara Concordia Choir meraih juara pada festival paduan suara Gerejawi Kasih Bangsa IV, Minggu (13/4) di Gereja HKBP Bethesda, Resort Sunggal Jalan Sei Asahan Medan. Tim ini meraih Piala Bergilir Drs Tahan M Panggabean dari Yayasan Tampan sebagai penyelenggara festival. Even ini tercatat sebagai festival terbaik karena diisi kelompok paduan suara terbaik Sumut dan dinilai tim juri berkelas internasional.

Juara II diraih Magnificum Et Bonum Choir, juara III Young Solfeggio Choir, juara harapan II Cresendo Choir, juara harapan I El-Senyor Unimed Medan, conductor terbaik Halomoan Tampubolon dari Cressendo Choir dan Interpretasi lagu terbaik dari Young Solfeggio. Tim juri terdiri dari Jan Rohtuahson Sinaga, Pdt Gimin Husin dan Daud Kosasih ini bekerja keras memberi penilaian sejak even digelar melalui babak penyisihan, Minggu (7/4).

Panitia harus kerja keras menyeleksi peserta yang mendaftar hingga akhirnya terseleksilah masuk dalam peserta festival sebanyak 17 tim. Pada babak penyisihan terjaringlah 10 tim untuk masuk dalam babak grand final dengan melantunkan lagu wajib “Tuntunlah aku terus Tuhan”, syair oleh Drs Tahan M Panggabean, arransement Dra Theodora Sinaga MSi.

Pada kesempatan itu Tahan Panggabean sebagai penasehat panitia mengundang para kompunis dan penulis lagu-lagu rohani yang telah menyumbangkan talentanya untuk menulis lagu-lagu pujian kepada Tuhan. Begitu juga para musisi, pemain musik gereja yang telah membaktikan dirinya untuk gereja. Mereka terdiri dari Joseph Tatarang (contributor music gereja), Daud Kosasih (composer lagu), Yohani (pelayan bidang pianis), Drs TM Hutauruk (composer lagu Kidung Jemaat). “Kami akan memberi mereka penghargaan atas darma bakti mereka kepada gereja, agar  para generasi muda belajar terhadap jerih payah mereka untuk kemuliaan nama Tuhan,” ucap Tahan.

Tahan juga mengatakan, festival ini akan berkesinambungan, tahun 2015 sebagai penyelenggaraan V akan dibuat lebih besar lagi. Tujuannya agar generasi muda gereja lebih bersemangat meningkatkan bakat dan kemampuannya di bidang olah vocal lagu gerejawi. Pemuda-pemudi gereja banyak yang bertalenta, selain tampil di gereja mereka perlu memiliki jam terbang yang tinggi karena jawara paduan suara Sumut selalu jatah tanding di tingkat nasional dan internasional.

“Paduan suara dari Sumut, khususnya Kota Medan diperhitungkan di mancanegara karena kualitas vocal mereka sangat baik. Mereka adalah putra-putri terbaik bangsa dan masa depan gereja ada di tangan mereka, untuk itu kami memberi yang terbaik lewat festival agar semakin giat dan gigih memberi kemuliaan bagi Tuhan lewat lagu-lagu gerejawi. Mari kita dukung mereka agar pengaruh duniawi tidak menghampiri mereka,” jelas Tahan. (A14/q)


Simak berita selengkapnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 15 April 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru