Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 29 Januari 2026

Miss Grand International 2018 Pingsan di Panggung Bukan Terkena Serangan Jantung

- Rabu, 14 November 2018 19:12 WIB
495 view
Miss Grand International 2018 Pingsan di Panggung Bukan Terkena Serangan Jantung
SIB/Dok
Miss Grand International 2018 Clara Sosa di Jakarta, Senin (12/11).
Jakarta (SIB) -Miss Grand International 2018 Clara Sosa, sejak Senin (12/11), mengunjungi Indonesia. Setiba di Tanah Air, perempuan berdarah Paraguay itu dikenalkan dengan kebudayaan, keindahan dan wisata Indonesia. "Ini kunjungan pertama dan juga bisa jadi kunjungan pariwisata. Kunjungan persahabatan ini kita sambut dengan baik karena semua mata akan tertuju ke sini," ujar Pimpinan Yayasan Dharma Gantari Dina Faradiba.

Di Jakarta, Clara dikonfirmasi ulang tentang tiba-tiba pingsan saat namanya disebutkan sebagai juara Miss Grand International 2018 di Myanmar pada 25 Oktober. Ia mengaku sangat terkejut saking tidak percayanya. Bukan terkena serangan jantung, sebagaimana sempat dipublikasi media. Apalagi, Clara pun sempar bercanda kena serangan jantung.

Clara mengatakan jika dirinya sama sekali tidak menyangka bisa menjadi pemenang kontes kecantikan tersebut. Saat pembacaan lima besar saja, ia juga terpaku saat namanya disebut. "Ini sesuatu yang sangat luar biasa. Waktu dipanggil di lima besar saja, saya diam tidak bisa gerak, saya syok," katanya. "Waktu nama saya dibacakan sebagai pemenang, saya ngerasa mundur terus semuanya langsung gelap. Yang saya ingat cuma saya kayak dibangunkan. Kemudian ketika saya membuka mata, semua mengucapkan selamat, selamat apa? Sampai saat ini saya masih tidak menyangka, seperti mimpi," lanjutnya.

Tentang pribadi, ia mengungkapkan jika dirinya dibesarkan dengan didikan yang keras dari sang ayah. Sebelumnya, sang ayah malah tidak setuju jika ia menjadi model. "Saya tumbuh besar di antara empat saudara laki-laki. Itu yang membuat saya menjadi kuat, saya bermain bola dan juga berkelahi. Ayah saya mendidik saya dengan keras. Dia tidak ingin saya menjadi model, makanya saya sekolah chef. Tapi saya membuktikan kalau saya mampu melakukan ini dengan baik dan sekarang dia bangga dengan saya," jelasnya.

Tergolong sebentar mengunjungi Indonesia, ia mengaku takjub melihat keramahan orang Indonesia. "Orang-orang di sini ramah, mereka selalu tersenyum, ramah sekali. Saya akan mencoba beberapa makanan yang ada di sini. Ada makanan di sini yang namanya pastel mirip dengan makanan di negara saya," terang Clara.

Menurut gadis berusia 24 tahun itu, Indonesia adalah negara yang sangat indah. Jika memiliki banyak waktu, ia ingin bisa menjejalahi semua tempat istimewa tersebut. 

Mengingat tentang tidak sadar dan jatuh di podium grandfinal, mulanya Clara bersama Miss India Meenakshi Chaudhar serta Miss Indonesia Nadia Purwoko berdiri di tengah podium. Ketiganya berada di posisi teratas.

Juri mengumumkan Nadia Purwoko menjadi runner-up II. Setelah menerima trofi, perempuan berdarah Jawa yang malam itu terlihat sangat cantik, turun podium. Tinggal dua perempuan untuk posisi teratas dan runner-up.

Begitu diumumkan sebagai pemenang, Clara tiba-tiba lemas. Miss India berusaha sekuat tenaga menahan tapi Miss Paraguay itu kadung jatuh.

Sempat terjadi kegaduhan. Panitia dan dokter naik ke pentas dan memberi bantuan. Beberapa saat, Clara siuman. Setelah diyakini insiden dapat diatasi, ia dimahkotai.

Sebelum pingsan, Clara sempat bercanda dengan mengatakan bahwa momen tersebut membuatnya merasa seperti bakal terkena serangan jantung. (T/Ant/R10/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru