Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 13 April 2026

Juara American Idol Bentuk Yayasan Perjuangkan Hak Kemanusiaan Kaum Minoritas

Redaksi - Jumat, 31 Januari 2020 19:17 WIB
179 view
Juara American Idol Bentuk Yayasan Perjuangkan Hak Kemanusiaan Kaum Minoritas
id.wikipedia.org
Ilustrasi
Los Angeles (SIB)
Adam Lambert memperkenalkan yayasan yang disebut "Feel Something Foundation" (FSF), yang misinya adalah mendukung organisasi-organisasi LGBTQ+ dalam menjalankan program-program kemanusiaan. Musisi, aktor dan aktivis yang populer setelah memenangi American Idol itu mendirikan yayasan pada 2019.

FSF adalah buah dari perjalanannya keliling dunia, bertemu dengan anggota-anggota LGBTQ+, mendengarkan kisah-kisah mereka dan menyaksikan langsung perjuangan dan kesulitan-kesulitan yang dihadapi kelompok itu.

Lewat yayasan itu, lapor MusicNews, Kamis (30/1) pelantun lagu-lagu Queen yang cukup terkenal di kalangan LGBTQ+ karena kegiatan amalnya, ingin membantu mereka dengan berbagai cara. Adam ingin orang-orang seperti dirinya bisa menikmati hak-hak kemanusiaan dengan sepenuhnya dan menjadi bagian dari komunitas yang sepenuhnya inklusif.

Belum jelas bagaimana organisasi itu akan bergerak mewujudkan misinya. Namun, sebagai langkah awal, Adam akan melelang secara online sejumlah pakaian yang pernah dikenakannya di sejumlah pertunjukan. Yayasan itu pula akan menyelenggarakan sejumlah kegiatan penggalangan dana.

Dalam kariernya, Adam telah paham rahasianya: menulis lagu pop dan dansa yang renyah di telinga untuk anak-anak muda dan menjual tiket konser yang mahal untuk salah satu band rock klasik sepanjang masa untuk para orangtua.

Belum lama berkeliling dunia sebagai vokalis Queen, Lambert sekarang kembali dengan album studio ketiga, The Original High, yang dirilis Selasa, 16 Juni 2019. Album itu berisi campuran lagu-lagu dansa, pop dan balada penuh perasaan yang jauh berbeda dengan musik yang ia tampilkan dalam dua tahun terakhir. "Ada banyak orang yang berbeda-beda yang mendengarkan musik saya, dan bagi saya penting untuk merangkul orang sebanyak mungkin," ujarnya. "Dalam tahun ke enam karir saya, saya kira saya telah mengenal diri saya lebih baik. Saya rasa saya memiliki konsep yang lebih kuat mengenai identitas artistik saya dan siapa penggemar saya."
"Bekerja dengan Queen jelas merupakan upaya penyeimbangan antara penghormatan pada lagu-lagu asli dan ciri khas saya sendiri," ujarnya. "Dalam proyek ini, nama sayalah yang tercantum." (T/R9/d)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru