Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 11 April 2026

Bursa Efek Ingatkan Raffi Ahmad dan Ari Lasso Soal Sanksi Hukum Endorse Saham

Redaksi - Kamis, 07 Januari 2021 10:18 WIB
514 view
Bursa Efek Ingatkan Raffi Ahmad dan Ari Lasso Soal Sanksi Hukum Endorse Saham
ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
BEI buka suara terkait aksi dua selebritas Indonesia yang merekomendasikan saham salah satu emiten kepada pengikut mereka di sosial media.
Jakarta (SIB)
Bursa Efek Indonesia melalui Direktur Perdagangan dan Penilaian Anggota Bursa, Laksono Widodo mengingatkan siapa saja termasuk Raffi Ahmad dan Ari Lasso soal ada sanksi hukum bila mengendorse saham dan warga tidak suka andai kinerja perusahan tidak sesuai.

"Perlu dingatkan akan tanggung jawab moral untuk followers dan kemungkinan potensi tuntutan hukum dari para pengikutnya apabila ada yang bisa dikecewakan," jelasnya di Jakarta seperti diberitakan CNNIndonesia.Com, Rabu (6/1).

Sebagaimana diketahui, akun kedua selebritas tersebut memublikasi saham satu perusahaan. Pengunduhan itu langsung mendongkrak harga saham perusahaan dimaksud.

Dunia maya pun dipenuhi prokontra. Folowers Raffi dan Ari ikut mengingatkan kedua selebritas agar hati-hati memromosikan. Apalagi eksekutif perusahaan dimaksud sedang tersangkut persoalan keuangan.

Mendapat tudingan seperti itu, Raffi mengatakan tidak mengendorse tapi menceritakan pengalamannya berinvestasi saham. "Kalau kalian mau ya kalian telusuri dulu, kalian pelajari dulu, kalian cek dulu. Kalau kalian percaya, go ahead, silakan," paparnya. "Kalau memang kalian enggak percaya, jangan. Pokoknya jangan karena gue,” tambah suami Nagita Slavina tersebut.

Direktur dan Sekretaris Perusahaan MCAS Rachel Stephanie melalui Keterbukaan Informasi menjelaskan hal serupa. Pihaknya tidak mengendorse kedua public figure dimaksud.

Laksono Widodo menyambut baik inisiatif Raffi dan Ari mengajak masyarakat berinvestasi. Itu sebabnya pihaknya mengajak pesohor itu untuk berdiskusi guna mendapat penjelasan maksimal dan utuh. (t/R10/d)
Sumber
: Hariansib edisi cetak
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru