Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 01 April 2026

Dari Balik Terali Besi Eddies Adelia Minta Aparat Jaga Tas Mewahnya

- Kamis, 20 November 2014 14:43 WIB
1.009 view
 Dari Balik Terali Besi Eddies Adelia Minta Aparat Jaga Tas Mewahnya
Eddies Adelia
Jakarta (SIB)- Sebagai warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Pondok Bambu Jakarta, Eddies Adelia yang menjadi terdakwa kasus pencucian uang, mengaku tetap berdandan untuk menjaga penampilannya. "Tetap Eddies seperti dulu, perempuan yang berdandan rapi. Jangan mentang-mentang di penjara bukan berarti kita enggak boleh berdandan rapi. Kalau namanya perawatan semua juga perawatan, kalau mau tidur pakai krim," kata Eddies sebelum sidang dengan agenda mendengar keterangan saksi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (18/11).

Rabu, (19/11), artis yang terseret kasus suaminya itu minta aparat menjaga tas mewahnya yang kini dijadikan barang bukti. Tas itu antara lain bermerk Chanel. Dulu  tas tersebut dibeli seharga Rp 60 juta. "Tas (yang mahal) disita kan. Enggak tahu harganya berapa sekarang, karena itu investasi yang makin lama bisa makin mahal, dulu saya beli Rp 60 juta," ujar Eddies.

Mengenai penampilannya yang tetap segar dan cantik, Eddies mengaku harus tetap menjaga penampilan. Hanya pakaian di badan saja yang disebut Eddies kini tak lagi bermerek. "Pakaian enggak ada yang bermerek, semua sama dengan tahanan yang lain. Pakai hitam-putih!" Kendati tetap berdandan seperti biasa, Eddies tetap saja merasa tak merdeka selama mendekam di balik jeruji besi. "Sekarang kan yang beda cuma kemerdekaan saja yang sedikit terenggut," tuturnya.

Eddies dijebloskan ke Rutan Pondok Bambu setelah berkas perkaranya terkait kasus penipuan sang suami, Ferry Setiawan, telah dinyatakan lengkap alias P21. Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya pun telah menyerahkan barang bukti dan tersangka ke pihak Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Sebagai konsekuensinya, pemilik nama lengkap Ronia Ismawati Nur Azizah itu kini resmi mendekam di balik jeruji besi.

Bersamaan penahanannya, sejumlah barang bukti dihadirkan secara lengkap, mulai dari mobil, tas, hingga beberapa bukti transfer rekening.  Selatan, barang bukti berupa mobil, tas, hingga beberapa bukti transfer rekening ikut dihadirkan. Di antara barang bukti itu, Eddies mengaku khawatir tas bermerek Chanel miliknya rusak.  "Ya khawatir juga (jadi rusak). Sempat wanti-wanti waktu di Polda minta hati-hati dirawatnya," ujarnya speeti ditulis Kompas.Com.

Namun, semenjak menjadi warga binaan Rumah Tahanan Pondok Bambu, kini Eddies hanya memakai tas berbahan mute. "Tas disita, di tahanan pakai tas yang biasa saja, tas mute gitu," kata Eddies.

Eddies bahkan sudah ikhlas jika tas yang disita tersebut ternyata rusak. "Ya seperti itu saja, kalau rezeki enggak ke mana, mudah-mudahan siapa tahu diganti Allah yang lebih bagus lagi, selalu berprasangka yang baik dengan Allah," kata Eddies sambil mengaakan berada di Rutan sedang melalui fase yang harus dilewati. "Saya akui ujian kali ini nikmat, karena kita merasa dekat dengan Allah."

Seperti diberitakan sebelumnya, Eddies diduga menerima uang dari sang suami, Ferry Setiawan senilai total Rp 1 miliar yang diberikan melalui tujuh kali transfer. Polisi menduga uang tersebut hasil kejahatan Ferry. Eddies disangkakan Pasal 5 tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan hukuman lebih dari lima tahun penjara. (t/r9)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru