Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 04 April 2026

4 Artis Karo Adu Perkolong-kolong di Medan

- Senin, 24 November 2014 12:33 WIB
3.557 view
4 Artis Karo Adu Perkolong-kolong di Medan
Medan (SIB)- Sukses menggelar Konser Simfoni Perak Tiofanta Pinem dan Pagelaran Seni dan Budaya Karo di Taman Budaya, Juni 2014, Bintang Simalem (BS) Production mengadakan adu Perkolong-kolong menampilkan 4 artis populer Karo. Keempatnya adalah Malem Kerina Br Tarigan berpasangan dengan Edy Jems Sitepu dan Maharani Br Tarigan berpasangan dengan Ismail Ginting. Perhelatan digelar di Wisma Sibayak, Jl Jamin Ginting KM 8 Padang Bulan Medan pada 30 November 2014, dimulai pukul 20.00 WIB. Pertunjukan seni etnik tersebut tak semata menampilkan lagu dan tari, tapi live show.

Produser BS Record Benson Kaban melalui emailnya, Minggu (23/11), mengurai, adu Perkolong-kolong juga mengandung pantun-pantun yang berisi ajaran, didikan dan kritik sosial. Menurut pria yang menyutradarai sejumlah film dan lagu etnik itu, kegiatan kali ini baru pertama diadakan dalam penggarapan profesional. "Ada sebuah misi dari pertunjukan ini yakni, bagaimana agar Perkolong-kolong digemari kalangan usia muda-mudi. Visi dari pertunjukan ini adalah menjadikan adu Perkolong-kolong sebagai Warisan Budaya Nusantara secara resmi yang ditetapkan oleh Presiden RI!"

Pasangan artis yang dilibatkan pun, tulisnya, berdasar seleksi panjang dan memenuhi permintaan publik. Selama ini keempat artis tersebut dikenal sebagai penyanyi Pop Karo, usianya juga masih dikategorikan muda, di bawah 40 tahun. Keempat penyanyi memiliki latar belakang yang berbeda. Malem Kerina br Tarigan berasal dari kota dingin Berastagi. Dia merupakan anak seorang Perkolong-kolong senior, alm Langsat Tarigan. Dia merupakan pencipta lagu produktif dan penyanyi Karo yang cukup populer saat ini di belantika musik Karo. Maharani br Tarigan berasal dari Deliserdang bagian hulu, sekitar Kota Delitua

. Maharani juga merupakan artis Karo populer saat ini dan aktif di Etnomusikologi FIB USU. Edi Jems Sitepu merupakan putra Langkat, daerah Binjai bagian Selatan, Kecamatan Sei Bingai. Dia juga penyanyi Karo dan aktif di management produksi Lagu Karo. Ismail Ginting berasal dari daerah Singalor Lau, Perbesi-Tiga Binanga yang merupakan penulis novel, puisi, pencipta lagu Karo dan penyanyi Karo.

Dalam adu Perkolong-kolong, keempat orang artis tersebut akan membawakan lagu pilihan. Lagu pop tersebut sangatlah penting, mengingat keempat orang tersebut berasal dari penyanyi pop Karo. “Hal ini penting untuk menggaet pasar dari kalangan muda,” tulis Benson Kaban sambil  menerakan semua pihak yang berhasrat hadir dan terlibat dalam kegiatan dimaksud harus terlebih dahulu meregistrasi melalui 0822-7439-7431 atau sejam sebelum acara dimulai.

 "Selain kegiatan utama, dalam acara dimaksud pun ada penampilan dari Sanggar Karo Indonesia (SKI) di mana SKI memilih materi lagu yang diaransemen Jonner Pinem dalam bentuk musik instrumen yakni lagu Taneh Karo Simalem dan lagu Mejuah-Mejuah. "SKI akan menampilkan tarian kreasi mengiringi dua musik instrumen tersebut. Makna lagu akan tergambarkan dari tari kreasi tersebut," tulis Benson Kaban.

Sebelum menggelar kegiatan  BS Production yang merupakan pengembangan dari BS Record memromotori Konser Simfoni Perak Tiofanta Pinem diikuti banyak kegiatan termasuk rekaman artis etnik untuk segmen internasional. Yang terakhir adalah pagelaran seni dan budaya Karo di Taman Budaya Medan. (Rel/t/r9/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru