Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 07 Maret 2026

Gaya Ceria Veronika Sitanggang dan Hj Yulidar Bugis dalam Gerak Lintas Organisasi Wanita

Redaksi - Minggu, 10 Maret 2024 14:14 WIB
544 view
Gaya Ceria Veronika Sitanggang dan Hj Yulidar Bugis dalam Gerak Lintas Organisasi Wanita
(Foto: Tangkapan Layar TikTok MC T3R3 There Shia Marbun)
‘Tangiang Ni Dainang’: Veronika Sitanggang dan Hj Yulidar Bugis didampingi MC Lamhot Sihombing dan Ketua Panitia Mi
Medan (SIB)
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) Sumut, Dra Veronika Sitanggang MPsi dan Ketua Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Sumut, Hj Yulidar Bugis SE, terkategori influencer tulen. Keduanya mampu membawa ribuan massa ceria tapi berubah menjadi mellow.
Itu terjadi saat jeda pencabutan nomor keberuntungan dalam Senam Ceria bersama PWKI Sumut dan IPEMI Sumut, Sabtu (9/3) di Lapangan Benteng Medan.
Awalnya, pada kegiatan yang dirangkai pemeriksaan darah, kolesterol, gula dan donor darah itu MC Cantik T3R3 There Shia Marbun dan Lamhot Sihombing membuat riang denganlagu-lagu joget. Setidaknya seirama dengan tema kegiatan. Sebelumnya, finalis X-Factor Antonio Manurung membuat ingar-bingar sebab membuat penontonnya keriangan.
Audiens menjadi girang sebab hadiah cash money ditingkatkan. Dari semua per amplop berisi Rp50 ribu melonjak jadi Rp250 ribu, naik lagi menjadi Rp350 ribu bahkan Rp500 ribu. “Masih banyak. Susah nih menghabiskannya,” gurau Hj Yulidar Bugis yang tampil matching dalam balutan busana pink dengan warna senada pada sepatu dan bingkai kaca mata hitamnya.
Mengingat harus memersingkat waktu, ia cerita hendak ziarah kubur ke makam ibunya. “Saya ingin mengajak semua yang hadir di sini semakin meneguhkan adab dalam menghormati dan menyayangi orangtua. Saya sesaat lagi ziarah. Saya ingin bernyanyi ‘Tangiang Ni Dainang’,” ujarnya sambil minta Veronika Sitanggang dan Ketua Panitia Minar Pakpahan mendampingi membawakan lagu dimaksud.
Begitu lagu dibawakan, suasana mellow mengemuka. Lirik lagu itu diterjemahkan Veronika Sitanggang dan There Shia Marbun pun ikut nimbrung hingga lapangan yang luas jadi hening. “Tanpa doa orangtua, anak tidak jadi apa-apa. Anak pun wajib mendoakan orangtua yang sudah tiada,” tambah Hj Yulidar Bugis.
Suasana makin haru ketika ia mengajak sejumlah perempuan sepuh naik ke pentas. Untuk joget sih tapi ia ‘santuni’ karena teringat orangtuanya. Dari ‘Tangiang Ni Dainang’ wanita penderma itu membawakan “Gadis Atau Janda” untuk menggoda nenek-nenek yang ikut lomba joget dadakan. Lagu Mansyur S itu memang mampu membawa gelak.
Hj Yulidar Bugis kemudian membawakan “Yang pernah Kusayang” ciptaan abang iparnya almarhum tersebut. “Kita berdoa untuk semua orang-orang yang disayang yang pergi menghadap-Nya,” tutupnya.
Meski sudah ditutup, bersama Veronika Sitanggang dan Minar Pakpahan, Hj Yulidar Bugis memborong habis kuliner dalam bazzar tersebut. Termasuk tumpeng besar yang menandai HHUT ke-76 PWKI tersebut.
Hadir di kegiatan pada ketua PWKI kabupaten kota seperti St Titien Debora Sibarani, Bendahara Tiolina Panggabean, Ny Inong Hanna Thresja Simbolon MT, Ny Marni Hulu, Ny Ruth Sihite, Sekretaris PWKI Sumut Ruth Munthe, Pdt Ruth Imelda Bakkara dan Pdt Pangihutan Hutagalung, tokoh perempuan HKI Dra Ance Simamora MPd. (**)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru