Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 April 2026

Kritik HAM, Mesir Ancam Penjarakan Perempuan Paling Berpengaruh di London

- Senin, 05 Januari 2015 16:10 WIB
442 view
Kritik HAM, Mesir Ancam Penjarakan Perempuan Paling Berpengaruh di London
London (SIB)- George Clooney menambah perhatian pada istrinya, Amal Alamuddin. Soalnya, istri aktor Hollywood yang pernah dipenjara karena protes di depan Kedubes Sudan di New York dan melepas jabatan sebagai Duta Unicef untuk pengungsi Sudan itu, diancam dipenjarakan karena aksinya mengkritik penegakan HAM Mesir.

The People, Minggu, (4/1-2015) melaporkan, pasangan perempuan yang baru saja dinobatkan sebagai perempuan paling berpengaruh di London, Inggris tersebut mengkritik sistem peradilan Mesir. Amal menulis laporan untuk lembaga International Bar Association, LSM internasional yang mengadvokasi kasus hukum pelanggaran HAM, bulan Februari 2014. Dalam laporan dimaksud, Amal mengkritik sistem peradilan di Mesir. Akibat sistem hukum yang lemah di sana, kliennya dijatuhi vonis hukuman penjara.

"Saat saya ingin merilis laporan itu, mereka melarang kami melakukannya di Kairo (ibukota Mesir)," kata Amal Clooney, pengacara HAM yang berbasis di Inggris, dalam sebuah wawancara dengan koran The Guardian. "Mereka memperingatkan, `Apa laporannya mengkritik militer, pengadilan, atau pemerintah?` Saya jawab, `Iya.` Dan mereka bilang: `Kalau begitu kau bisa ditangkap.`"

Amal Clooney mengatakan sejumlah pejabat pemerintah terlalu berkuasa atas hakim dan jaksa. Dia mengusulkan, petugas hukum bekerja independen, terutama dalam kasus-kasus bernuansa politis.

Amal Clooney saat ini menjadi pengacara Mohamed Fahmyone, satu dari tiga wartawan Al Jazeera yang dituduh membantu kelompok Ihkwanul Muslimin di Mesir. Organisasi ini sudah dinyatakan terlarang di negeri itu. Fahmy, bersama yang lain, divonis 7 sampai 10 tahun penjara.

Saat ini kasusnya ditinjau ulang untuk dilakukan persidangan peninjauan kembali. Namun, Amal Clooney tak berharap banyak. "Ada kesalahan, dan sekarang akan ada sidang lagi. Namun sidang ini masih berlangsung dalam proses sebuah sistem pengadilan yang sama. Ini tak banyak berarti," kata perempuan yang menikah dengan George Clooney bulan September 2013.

Mengenai cap sebagai perempuan paling berpengaruh, The London Evening Standard mengumumkannya. Di posisi pertama, lapor Tempo.Co, adalah Bill Gates dan Melinda Gates disusul oleh pasangan Pangeran William dan Kate Middleton. Meski demikian, posisi Ratu Elizabeth II bergeser dibawah pasangan ini, yang disusul oleh adik Pangeran William, Harry.

Aktris asal Amerika Serikat, Angelina Jolie, masuk dalam daftar sebagai salah satu yang berpengaruh di London. Nama Jolie masuk secara solo tanpa suaminya, Brad Pitt. Sementara di posisi bawahnya, David Beckham dan Victoria Beckham masuk dalam daftar tersebut berpasangan.

Tetapi Amal Alamuddin dan George Clooney juga masuk dalam daftar sebagai pasangan paling berpengaruh di London.

Nama Clooney masuk dalam daftar paling berpengaruh lantaran film dokumenternya mengenai Sudan menuai kritik yang cukup keras di Inggris. Bahkan, Clooney kini sedang menyiapkan dokumenter mengenai skandal penyadapan telepon oleh media Inggris. (t/r9/h)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru