Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 05 Maret 2026

Nostalgia Amran ‘Sultan Penang’ Taib: Ini Bukan Penang Yang Kamu Kira

Oki Lenore - Selasa, 12 Agustus 2025 12:24 WIB
121 view
Nostalgia Amran ‘Sultan Penang’ Taib: Ini Bukan Penang Yang Kamu Kira
Foto Dok Berjaya Penang Hotel - George Town, Pulau Pinang, Malaysia
Amran Taib: GM Berjaya Penang Hotel - George Town, Pulau Pinang, Malaysia, Amran Taib bersama Konsul Muda Perpelancongan Medan, Puan Rosalina binti Abdul Rahim dan TW Harsono Pane.
George Town(harianSIB.com)

Sedikitnya, 23 pelaku usaha dari sektor pariwisata, perhotelan, medis dan pendidikan Penang ikut dalam Penang Networking Sessions di JW Marriott Hotel Medan, Senin (11/8/2025)

Kegiatan yang berlanjut di Jakarta, Selasa - Rabu (12 - 13/8/2025) itu diikuti rombongan besar Berjaya Penang Hotel - George Town, Pulau Pinang, Malaysia yang dimpimpin General Manager Amran Taib.

Acara yang diadakan Pemerintah Penang melalui Penang Global Tourism (PGT) joint dengan Astindo. Dipimpin YB Wong Hon Wai, Anggota Dewan Eksekutif Negara Bagian Penang, seluruh peserta menggali potensi industri Pulau Pinang.

Selepas acara formal, Amran Taib mengadakan malam keakraban diikuti pelaku industri perpelancongan hingga awak media. Persuaan itu mengeratkan silaturahim mengekalkan promosi Penang.

Saking selalunya, pria yang dijuluki 'Sultan Penang' itu paham benar lokasi kuliner khas serta destinasi wisata indah di Sumatera.

"Benar, saya sudah lebih 15 tahun datang - pergi ke Medan dan bicara pariwisata Pulau Pinang berulang-ulang di Indonesia. Industri perpelancongan memang harus kolaborasi lintas negara, antar item pariwisata, win-win solution," tegasnya.

Penang, khususnya Berjaya Penang Hotel, jadi rumah kedua warga Indonesia yang ke Negeri Semenanjung. Mulai berwisata hingga perobatan.

Seolah tahu kesukaan warga Sumatera, hal-hal beraroma Indonesia diadopsi dan digelar di George Town dan Pulau Pinang pada umumnya.

Khusus di hotel yang rutin mengadakan hal-hal terkait Nusantara, kini dilengkapi kolam renang, pusat kebugaran, spa, restoran, bar, lounge, kafe, dan layanan kamar 24 jam.

"Orang Indonesia suka privat family," ceritanya sambil menjelaskan fasilitas lainnya adalah laundry, layanan antar-jemput, layanan keuangan dan layanan konferensi. "Termasuk aktivitas rekreasi seperti golf, bersepeda, dan berjalan-jalan di sekitar kawasan hotel," paparnya.

Dengan konsep tersebut, Berjaya Penang Hotel menjadi hub sebab berada di jantung kota yang terkoneksi dengan detinasi wisata seperti Pantai Batu Ferringhi, Kebun Binatang Penang dan Taman Rekreasi Teluk Bahang.

"Sekarang ada kuliner kopi di Gurney Plaza. Orang Indonesia antre di sana," ujarnya menyebut Kompleks Perniagaan Queensbay Mall yang dipenuhi warga Nusantara.

Pasca Covid-19, menurut Amran Taib, industri pariwisata Malaysia bergerak positif karena kunjungan pasien manca negara, terutama dari Indonesia.

"Tamu kami dari Indonesia bahkan ada yang dari Papua, yang terbanyak dari Sumatera Utara dan kota besar lain di Sumatera dan Pulau Jawa," jelasnya.

Tiga hari di Sumatera, Amran Taib melanjutkan 'tugas' mempromosikan Penang ke sejumlah khalayak, termasuk kunjungan kehormatan pada Konsul Jenderal Malaysia di Medan, Shahril Nizam bin Abdul Malek. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru