Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 07 Maret 2026

Pukul Teman Pria dan Dilapor ke Polisi, Personel Girls Generation Coba Bunuh Diri?

- Kamis, 03 April 2014 14:02 WIB
668 view
Pukul Teman Pria dan Dilapor ke Polisi, Personel Girls Generation Coba Bunuh Diri?
Seoul (SIB)- Insiden personel cantik Girls Generation atau SNSD, Hyoyeon memukul teman prianya hingga dilaporkan ke polisi berbuntut panjang. Peristiwa itu menimbulkan isu tak sedap seputar Hyoyeon. Dikabarkan insiden itu terjadi karena Hyoyeon mencoba bunuh diri.

Seperti diketahui, pria tersebut melaporkan Hyoyeon karena ia terkena pukulan artis tersebut di daerah sekitar matanya. Peristiwa itu terjadi di saat mereka sedang asyik bercanda. Hyoyeon berkata akan melompat dan teman prianya itu dilarang untuk bertindak.

Namun kata Hyoyeon dia tidak serius, hanya bercanda. Ia pun tanpa sengaja memukul wajah pria tersebut. Tak terima, pria itu melapor ke polisi.

Kasus ini justru semakin panjang. Hyoyeon diduga tidak bercanda saat itu. Ia memang berniat mengakhiri hidupnya. Kabar percobaan bunuh diri Hyoyeon sedang menjadi sorotan di Korea.

Sebagaimana diberitakan, Rabu, (2/4), Kantor Polisi Yongsan di Seoul menyatakan bahwa member SNSD diselidiki oleh polisi pada malam 30 Maret. Cerita berlanjut bahwa Hyoyeon dan teman laki-lakinya yang bermain-main di lantai dua rumah seorang kenalan di Seobbinggo ketika masalah tersebut terjadi .

Hyoyeon bercanda dengan teman laki-lakinya bahwa dia akan melompat, dan sebagai teman laki-laki tersebut mencoba untuk menahan, Hyoyeon mencoba mendorongnya untuk menjauh, memukul dia di dekat mata selama proses tersebut . Teman laki-laki tersebut kemudian menelepon polisi untuk tuduhan penyerangan . Teman laki-laki dan Hyoyeon diselidiki oleh polisi dua kali pada tanggal 30 Maret dan 31 Maret .

Teman laki-laki mengatakan selama penyelidikan polisi ” aku melaporkan dengan mengatakan aku dipukul saat kami bermain-main, tapi setelah aku memikirkannya lagi, aku tidak berpikir dia memukulku dengan sengaja. “

Polisi juga menyatakan ” Sejak dilaporkan, kami memproses tuduhan itu, namun kami telah menyimpulkan sebagai ‘dibersihkan dari tuduhan penyerangan’ . “

SM Entertainment kemudian menyatakan dalam siaran pers pada tanggal 1 April , ” Hyoyeon sedang bermain -main dengan seorang teman dan kesalahpahaman kemudian terjadi , yang mengarah ke laporan polisi . Tapi kesalahpahaman itu telah dibersihkan dan berakhir sebagai sebuah insiden . Kami akan lebih berhati-hati untuk tidak membuat kesalahpahaman . “

Agensi menambahkan bahwa polisi mengatakan kepada keduanya untuk tidak bermain-main terlalu serius .

Tetapi desas-desus kabar hendak bunuh diri dimulai dari sebuah komunitas online. Isu tersebut berawal saat seseorang mem-posting menyatakan Hyoyeon mencoba untuk bunuh diri.  "Ayah dari teman adik saya adalah seorang polisi. Dan 30 Maret kemarin, Hyoyeon mencoba bunuh diri karena diganggu personel SNSD yang lain. Dan ketika beberapa pria melihat apa yang terjadi, mereka mencoba menyelamatkan Hyoyeon. Saat itu, Hyoyeon menyatakan ingin bunuh diri dan memukul orang itu. Mereka ke kantor polisi dan itu menjadi kekacauan besar," tulisnya seperti disiarkan Soompi dan ViVaNews.Com.

Postingan itu membuat publik mulai berpikir, SM Entertainment telah membuat kesepakatan dengan pria yang dipukul Hyoyeon, agar suasana menjadi tenang.

Mendengar kabar tak sedap mengenai anak asuhannya, SM Entertainment segera berrindak. SM Entertainment menyatakan akan mengambil tindakan hukum terhadap siapa pun yang memposting dan menyebarkan rumor palsu soal Hyoyeon.

"Kami meminta siapapun yang telah mem-posting rumor ini di situs pribadi, blog, atau situs lain untuk menghapus postingan tersebut!" (t/r9/w)


Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru