Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 30 Oktober 2026

Rekonstruksi Pembunuhan Balita di Payagambar, 20 Adegan Diperagakan

Redaksi - Senin, 27 Februari 2023 19:04 WIB
341 view
Rekonstruksi Pembunuhan Balita di Payagambar, 20 Adegan Diperagakan
Foto: harianSIB.com/ Tumpal Manik
REKONSTRUKSI: Pelaku pembunuhan balita, AP (17), melakukan rekonstruksi, di aula terbuka Mapolresta Deliserdang, Senin (27/2/20
Deliserdang (harianSIB.com)
Polresta Deliserdang merekonstruksi (reka ulang) kasus pencabulan, pemerkosaan dan pembunuhan balita SA (4), di aula terbuka Mapolresta Deli Serdang, Senin (27/2/2023). Dalam rekonstruksi itu, AP memperagakan 20 adegan.
Sebelumnya, SA ditemukan membusuk di belakang rumah Ghazali (41), warga Jalan Pancasila Gang Keluarga Dusun I Desa Paya Gambar, Kecamatan Batangkuis, Kabupaten Deliserdang, Selasa (21/2/2023) lalu.
Rekonstruksi yang dipimpin Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, Kompol I Kadek Heri Cahyadi itu, disaksikan Waka Sat Reskrim Polresta Deliserdang, AKP Aleksander Piliang, Kapolsek Batangkuis Polresta Deliserdang, AKP Simon Pasaribu, serta Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Deliserdang Eva D Sitepu.
Kadek Heri mengatakan rekonstruksi dilakukan untuk mempercepat penyidikan kasus tersebut.
"Karena pelaku di bawah umur, maka beda perlakuannya dengan pelaku yang sudah dewasa," ujarnya.
Sementara itu, Willy Suhanda (30) ayah kandung korban meminta pelaku dihukum mati. Meski usia pelaku masih di bawah umur, menurut dia, perbuatan pelaku sangat keji dan biadab.
"Orang tua pelaku sudah datang sekali ke rumah untuk minta maaf atas perlakuan pelaku terhadap korban, kami masih berduka atas meninggalnya korban," kata Willy.
Sebelumnya, Polresta Deliserdang mengungkap kasus pembunuhan SA, sehari setelah ditemukannya mayat korban, Selasa (21/2/2022), di Gang Keluarga Dusun I Desa Payagambar, Kecamatan Batangkuis, Kabupaten Deliserdang.
Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Irsan Sinuhaji, mengatakan, pelaku AP melakukan pelecehan seksual dan membunuh korban usai menonton film dewasa di kamarnya.
"Pelaku melihat korban sedang berada di teras rumahnya. Korban sudah sering datang ke rumah pelaku untuk bermain dengan adik pelaku," kata Irsan.
Selanjutnya pelaku memanggil korban. Korban pun datang menghadap pelaku dan menggendong korban ke kamarnya.
"Di dalam kamar pelaku mencekik korban hingga pingsan. Kemudian korban melakukan pelecehan terhadap korban dengan cara memasukkan jari pelaku ke kemaluan korban," kata Irsan.
Saat pelaku melancarkan aksinya, korban tersadar sehingga pelaku panik langsung mengambil celana trening dan mengikatkan ke leher korban hingga tewas. (*)


Editor
:
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru