Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 29 Oktober 2026

Pengunaan Telepon Pintar Berlebihan Bisa Merusak Karakter dan Berdampak bagi Pertumbuhan Anak

- Minggu, 06 Maret 2016 17:15 WIB
463 view
Medan (SIB)- Pengunaan gadget atau telepon pintar,  seperti smartphone kini marak digunakan anak-anak bisa merusak karakter anak bangsa khususnya siswa/i bahkan bisa berdampak buruk bagi pertumbuhan anak usia muda.

Hal itu dikatakan Pemerhati Sosial S Manurung ST dan Pemerhati Pendidikan Dr Osman Simanjuntak PhD kepada SIB di Medan, Rabu (2/3) menyoal pengunaan gadget bagi anak ddik.

Menurutnya, penggunaan gadget yang berlebihan secara umum bisa membunuh karakter anak bangsa dan menjadikan anak-anak malas belajar, karena asyik dengan permainan sendiri sehingga tidak ada kesempatan berinteraksi dengan keluarga maupun temannya.

Dikatakan, kebanyakan tontonan dan hiburan diduga berbau pornografi dan sejenisnya didapat melalui smartphone tidak baik bagi perkembangan anak. Mereka mendapatkan akses untuk menggunakan smartphone tanpa pengawasan kedua orangtua.

Ironisnya, kata kedua pemerhati, orangtua memberikan telepon pintar kepada anak tanpa mengetahui dampaknya dan orangtua lebih mengutamakan pekerjaan. Padahal orangtua harus mengawasi penggunaan gadget berlebihan tersebut bagi anak-anaknya.

"Pada usia masih muda anak-anak belum bisa berfikir dengan baik dan akhirnya kecanduan menggunakan gadget. Peran orangtua sangat penting guna membatasi pengunaan telepon pintar dimaksud dan jangan membiarkannya bermain sendiri agar tidak kecanduan," ujar mereka.

Menghindari anak kecanduan, sebaiknya tidak dibiarkan dan dimanjakan dengan penggunaan gadget di usia muda tadi. Orangtua harus mendampingi dan menghabiskan waktu bersama anak sekaligus membatasi waktu bermain kelak tidak merusak karakter anak.

"Penggunaan telepon pintar berlebihan terhadap anak-anak akan berdampak tidak baik bagi pertumbuhan dan kesehatan anak di usia muda. Bila terpaksa diberikan harus mengawasinya secara ekstra ketat demi kebaikan dan masa depannya," harapnya. (A 06/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru