Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 29 Oktober 2026

Kenali, Kondisi yang Bisa Jadi Gejala Awal Kanker Pankreas

- Minggu, 12 Juni 2016 17:33 WIB
563 view
Kenali, Kondisi yang Bisa Jadi Gejala Awal Kanker Pankreas
Jakarta (SIB)- Pankreas merupakan salah satu organ yang memiliki peranan penting dalam mengubah makanan menjadi energi dengan enzim eksokrin dan enzim endokrin. Enzim eksokrin berfungsi membantu pencernaan sementara enzim endokrin yang terletak di bagian atas usus kecil berfungsi mengatur kadar gula darah.

Hanya saja, fungsi pankreas bisa terganggu salah satunya disebabkan karena kanker. Diungkapkan dr David B Samadi, ketua urologi dan kepala bedah robotik di Lenox Hill Hospital, gejala kanker pankreas umumnya tidak terlihat sampai tumor tumbuh cukup besar dan mengganggu fungsi pankreas.

"Atau gejala baru terlihat jelas setelah menyebar ke organ lain di dekatnya seperti perut, hati, atau kantung empedu," kata dr Samadi seperti dikutip dari Fox News. Ia mengungkapkan, kondisi yang patut dicurigai sebagai gejala kanker pankreas dan butuh observasi lebih lanjut di antaranya:
1. Nyeri perut bagian atas menyebar ke belakang

2. Penyakit kuning (warna kuning pada kulit dan mata)

3. Nafsu makan dan berat badan yang berkurang tanpa kejelasan

4. Kelelahan

5. Pencernaan terhambat

6. Mual

7. Serangan diabetes tipe 2 pada orang di usia 50-an

Sementara, faktor risiko kanker pankreas yakni kebiasaan merokok, ada riwayat diabetes dan pankreatitis kronis, obesitas, genetik, serta diet tinggi daging, kolesterol, makanan yang digoreng dan nitrosamin. Terkait usia, dr Samadi mengatakan pada usia 60 sampai 80 tahun, risiko kanker pankreas meningkat lebih dari 80 persen. Kanker pankreas juga lebih banyak dialami oleh pria.

"Menjaga kebersihan mulut dengan teratur menyikat gigi dan flossing gigi untuk membersihkan sisa makanan di sela gigi dapat menurunkan risiko penyakit periodontal yang berkaitan dengan kanker pankreas," tutur dr Samadi.

Bau Mulut
Bau mulut memang menggangu dan bisa mengurangi rasa percaya diri ketika berbicara. Lebih jauh, bau mulut juga bisa berkaitan dengan kondisi kesehatan yang dialami lho.

Adalah studi yang dilakukan American Association di tahun 2016 yang dipaparkan dalam pertemuan cancer research menunjukkan bahwa penyakit peridontal atau infeksi pada gigi dapat menjadi penanda awal potensi adanya salah satu penyakit mematikan, kanker pankreas.

Pada tahun 2016 diperkirakan terjadi 53.070 kasus kanker pankreas dan hanya 7,7 persen pasien yang bisa bertahan hidup sampai 5 tahun. Peneliti dari New York University (NYU) Langone Medical Center menemukan dua jenis bakteri mulut penyebab penyakit periodontal pada orang yang memiliki penyakit gusi lebih berisiko terserang kanker pankreas daripada orang yang tidak memiliki penyakit gusi.

Dalam studinya, peneliti menemukan dua jenis bakteri penanda kanker pankreas yaitu Porphyromonas gingivalis dan Aggregatibacter actinomycetemcomitans. Pada studi ini, peneliti menemukan 361 orang yang diperiksa memiliki risiko awal kanker pankreas dan 371 lainnya tidak memiliki risiko awal kanker pankreas.
Untuk mengetahui risiko kanker pankreas yang dimiliki, peneliti melakukan pemeriksaan sampel air liur. Kemudian, responden juga dibagi menjadi beberapa kelompok berdasarkan usia, ras, jenis kelamin, status merokok, penggunaan alkohol, berat badan dan riwayat penyakit diabetes.

"Hasil studi menunjukkan orang dengan Porphyromonas gingivalis dalam air liur mereka memiliki risiko 59 persen lebih besar terkena kanker pankreas dibandingkan orang yang tidak memilikinya. Sementara, orang dengan Aggregatibacter actinomycetemcomitans memiliki risiko 50 persen lebih besar terkena terhadap kanker pankreas," kata dr David B Samadi.

Dikutip dari Foxnews, penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa orang yang memiliki risiko kanker pankreas cenderung memiliki kesehatan mulut yang buruk. Menurut peneliti, hal ini bisa terjadi karena penyakit peridontal muncul akibat bakteri oral dysbiosis yang menyebabkan penyusutan gusi dan pelonggaran gigi. (detikhealth/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru