Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 29 Oktober 2026

Diabetes Mellitus, Salah Satu Penyebab Katarak di Indonesia

- Minggu, 16 Oktober 2016 18:08 WIB
393 view
Diabetes Mellitus, Salah Satu Penyebab Katarak di Indonesia
Jakarta (SIB)- Sudah bukan rahasia lagi bahwa diabetes mellitus merupakan penyebab berbagai penyakit kronis. Mulai dari penyakit jantung, stroke, demensia, bahkan penyakit mata seperti katarak.

"Apabila kadar diabetes mellitusnya tinggi, itu membuat katarak di mata menjadi lebih cepat terbentuk daripada biasanya," ujar dr Nashrul Ihsan, SpM, Ketua Pelaksana '910 Operasi Katarak Gratis' saat ditemui di RS Mata JEC, Kedoya, Jakarta Barat, Sabtu.

Kondisi ini menurut dr Nashrul dikarenakan oleh kadar gula yang tinggi sehingga sel-sel lensa menjadi lebih cepat rusak. Akibatnya, katarak menjadi lebih cepat muncul. Maka dari itu, diperlukan pencegahan sedini mungkin untuk melakukan pencegahan.

"Salah satu pencegahannya bisa dengan rutin mengontrol gula darah," lanjut dr Nashrul.

Katarak juga bisa disebabkan oleh paparan sinar ultra violet. Presiden Direktur JEC sekaligus Direktur Utama JEC Kedoya, dr Johan A Hutauruk, SpM(K), menyarankan untuk mulai melakukan pencegahan sedini mungkin. Misalnya dengan menggunakan kacamata hitam ketika bepergian atau tidak memandang langsung ke arah matahari.

"Selain itu perlu juga dilakukan pola hidup sehat. Makan makanan bergizi, jangan lupa olahraga. Kalau sehat kan akan terhindar dari penyakit lain yang bisa meningkatkan risiko katarak," tutur dr Johan saat ditemui beberapa waktu lalu.

Perlu diketahui, katarak merupakan penyakit degeneratif yang bisa menyerang semua orang. Sebanyak 90 persen orang akan mengidap katarak ketika berusia di atas 70 tahun. Sementara sisanya mengidap katarak ketika menginjak usia 50 tahun.

Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut dari 285 juta pengidap gangguan penglihatan di seluruh dunia, 51 persen di antaranya diakibatkan oleh katarak. Di Indonesia sendiri diperkirakan ada satu pasien katarak baru di antara 1.000 orang.

Tanda Terkena Katarak
Katarak bisa mengakibatkan seseorang kehilangan penglihatannya. Untuk itu penting mengetahui apa saja tanda seseorang terkena katarak. Apa saja tandanya?

"Tanda-tandanya yaitu penglihatan menjadi buram karena perubahan pupil. Selain itu, mata menjadi silau saat melihat lampu," ungkap dr Nashrul Ihsan.
Tidak hanya itu, menurut dr Nashrul mata juga menjadi lebih terang saat malam daripada siang hari. Noda putih di tengah bola mata juga menjadi salah satu tanda seseorang mungkin terkena katarak.

Jika sudah pasti terkena katarak, dr Nashrul menyarankan untuk segera melakukan operasi. Hal tersebut untuk mencegah kekeruhan pada lensa menjadi lebih luas sehingga menyebabkan kehilangan penglihatan.

"Jangan tunggu sampai keruh (lensanya) baru operasi karena akan lebih susah operasinya," lanjut dr Nashrul.

Lalu apakah katarak bisa muncul kembali? dr Nashrul mengungkapkan umumnya katarak hanya terjadi sekali seumur hidup.

"Paling yang akan terjadi yaitu kekeruhan pada kantung atau posterior capsular opacity (PCO). Kalau itu yang terjadi, tidak perlu operasi cukup dengan melakukan laser," terang dr Nashrul. (detikHealth/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru