Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 31 Oktober 2026

Waspadai Anak-anak dari Penyakit Kaki, Tangan dan Mulut

* Oleh: dr Vania Catleya E Bakara
- Minggu, 02 Agustus 2015 14:08 WIB
517 view
Waspadai Anak-anak dari Penyakit Kaki, Tangan dan Mulut
Penyakit kaki, tangan, dan mulut atau yang lebih sering dikenal dengan Hand, Foot, Mouth Diseaseadalah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh golongan virus Enterovirus, terutama virus Coxsakie A-16 (COX A-16) dan Enterovirus 71 (EV 71). Virus Coxsakie ini termasuk dalam virus Enterovirus yang merupakan suatu golongan virus yang menempati usus dan dapat berkembang menjadi infeksi yang berat.

Enterovirus termasuk dalam famili Picornavirus yang merupakan virus RNA yang kecil, tanpa envelope dengan single stranded dan panjangnya 7400 nukleotida. Virus ini ditularkan dari satu orang ke orang lainnya melalui kontak dengan percikan ludah, lendir dari hidung (ingus), tinja penderita, maupun cairan yang keluar dari vesikel (bintik merah yang berisi cairan) yang ditimbulkan oleh penyakit ini. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, terutama pada anak-anak yang berusia 1-4 tahun. Biasanya penderita dengan imunitas yang buruk lebih rentan terkena penyakit tersebut.

Sebuah penelitian epidemiologi di Taiwan (tahun 1998-2005), didapatkan data bahwa HFMD paling banyak terjadi pada musim kemarau dan kejadiannya akan semakin berkurang dengan bertambahnya umur.

Gejala HFMD diawali dengan masa inkubasi selama 4-6 hari yaitu masa dimana saat virus pertama kali masuk ke dalam tubuh penderita sampai dengan penderita menimbulkan gejala, seperti: demam tinggi (suhu lebih dari 38 derajat Celcius), gejala flu, nyeri otot, lemas, tidak ada nafsu makan, dan aktivitas menurun. Gejala tersebut belangsung selama 1-2 hari, dan kemudian diikuti dengan timbulnya bintik-bintik merah kecil (berukuran 2-3 mm) dimana bintik tersebut dapat berubah menjadi vesikel (bintik merah yang berisi cairan) yang terasa nyeri dan terdapat pada rongga mulut seperti: lidah, gusi, langit-langit, pipi bagian dalam, serta telapak tangan dan kaki.

Selain itu, dapat ditemukan juga pada tumit, bokong, dan paha, namun jarang ditemukan. Vesikel tersebut dapat pecah dan menjadi ulkus. Cairan dari vesikel yang pecah inilah yang dapat menularkan virus. Derajat penyakit ini bervariasi dari yang ringan sampai yang dapat menimbulkan komplikasi seperti edema paru dan radang otak.

Tidak ada pengobatan khusus untuk penyakit ini, dan biasanya akan dapat sembuh dalam waktu 7-10 hari. Obat parasetamol atau ibuprofen dapat diberikan kepada anak untuk mengurangi gejala nyeri atau bila anak sedang demam. Makanan dingin seperti es krim juga dapat diberikan apabila anak sulit menelan diakibatkan rasa nyeri pada vesikel yang pecah (ulkus) di rongga mulut. Begitu juga dengan bintik-bintik merah yang terdapat di tangan ataupun kaki, harus selalu dijaga kebersihannya dengan mencuci bersih memakai sabun dan air hangat lalu dikeringkan perlahan-lahan.

Bila vesikel tersebut pecah, sebaiknya oleskan dengan salep antibiotik untuk mencegah terjadinya infeksi penyerta. Dan pastikan anak banyak minum untuk mencegah terjadinya dehidrasi.Segera hubungi dokter jika anak semakin gelisah dan cepat marah karena menahan nyeri di rongga mulut, lemas karena tidak mau makan dan minum, atau apabila sudah terdapat gejala dehidrasi seperti bibir kering, mata cekung, menangis tanpa air mata, pengeluaran urin menurun, dan gejala semakin memburuk.

Sampai saat ini belum ada vaksin yang dapat mencegah penyakit ini,Satu-satunya cara pencegahan adalah memulai gaya hidup sehat seperti menjaga kebersihan tubuh, mencuci tangan dengan bersih terutama sebelum makan, setelah makan, menggunakan toilet, mengganti popok bayi, dan lain-lain.

Mainan anak yang ada di rumah, sekolah, atau tempat penitipan anak, serta tempat umum lainnya harus selalu dijaga kebersihannya dengan desinfektan karena virus tersebut dapat hidup pada benda tersebut selama beberapa hari bahkan bulan. Jadi, waspadai anak-anak dari penyakit HFMD dengan selalu menjaga kebersihan tubuh, sehat jasmani, dan makan makanan yang bergizi agar imunitas tubuh terjaga dengan baik. (Penulisadalah alumnusFK Universitas Kristen Maranatha, Bandung 2012 / RS Santo Yusup Bandung 2013 - 2014 / RS St Carolus Summarecon Serpong, Juli 2014-sekarang / Program Internship di RS Bhayangkara Polda Bengkulu 2012-2013.(k)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
Arab Saudi Tembak Drone di Mekkah

Arab Saudi Tembak Drone di Mekkah

Riyadh(harianSIB.com)Koalisi militer Arab Saudi menghalau drone di wilayah Makkah, Jumat (30/10/2026). Dilaporkan bahwa rudal tersebut ditem