Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 31 Oktober 2026

Punya Hipertensi, Minum Kopi Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Kardiovaskular

- Minggu, 06 September 2015 15:25 WIB
534 view
Punya Hipertensi, Minum Kopi Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Kardiovaskular
Jakarta (SIB)- Kopi menjadi minuman favorit beberapa orang. Namun, patut lebih berhati-hati bagi Anda yang gemar minum kopi tapi mempunyai hipertensi.
Dalam studi yang dipresentasikan dalam European Society of Cardiology (ESC) Congress, diungkapkan bahwa konsumsi kopi pada orang dewasa muda yang memiliki hipertensi, meningkatkan risiko terkena penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung. Pakar kardiovaskular dr Lucio Mos mengatakan ada sebuah kontroversi seputar efek jangka panjang dan efek metabolik dari konsumsi kopi pada pasien dengan hipertensi.

"Penelitian kami didisain untuk mengevaluasi apakah meminum kopi memiliki efek pada resiko kardiovaskular dan apakah diasosiasikan dengan efek pada tekanan darah tinggi dan metabolisme glukosa," kata dr Mos yang juga praktik di Hospital of San Daniele del Friuli ini, seperti dikutip dari Medical News Today pada Selasa (1/9).

Untuk studi HARVEST2 ini, peneliti mengamati kebiasaan minum kopi 1.201 pasien non-diabetes umur 18-45 tahun. Tiap peserta diketahui memiliki tahap 1 hipertensi  di mana tekanan darah sistolik berkisar 140-159 mm/Hg serta tekanan darah diastolik-nya berkisar 90-99 mm/Hg. Peserta dilaporkan tidak melakukan pengobatan.

Pada studi ini, konsumsi kopi didefinisikan dengan jumlah kafein yang terkandung dalam kopi, yang dikonsumsi peserta. Peminum kopi tingkat sedang mengonsumsi 1-3 gelas per hari, sedangkan untuk tingkat berat, mereka mengonsumsi 4 atau lebih gelas kopi per harinya. Dari seluruh peserta, diketahui ternyata 26,3 persen peserta tidak mengonsumsi kopi, 62,7 persen merupakan peminum kopi tingkat sedang, dan 10 persen merupakan peminum kopi tingkat berat.

"Metabolisme kafein yang lambat bisa memengaruhi paparan pada efek detrimental kafein pada metabolisme glukosa. Risikonya akan meningkat apabila mereka obesitas ditambah mereka adalah peminum kopi berat. Walau begitu, efek kopi pada pre-diabetes tergantung dari jumlah kopi yang dikonsumsi sehari-hari dan latar belakang genetik." jelas dr Mos.

Dari hasil studinya, dr Mos menyimpulkan bahwa konsumsi kopi berkaitan dengan hipertensi dan metabolisme glukosa. Sehingga, ia menyarankan bagi pasien hipertensi tingkat sedang terutama di usia dewasa muda, baiknya minimalisir jumlah konsumsi kopi yang diminum per hari. (detikHealth/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
Arab Saudi Tembak Drone di Mekkah

Arab Saudi Tembak Drone di Mekkah

Riyadh(harianSIB.com)Koalisi militer Arab Saudi menghalau drone di wilayah Makkah, Jumat (30/10/2026). Dilaporkan bahwa rudal tersebut ditem