Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 30 Oktober 2026

3 Setelah Panjat Tembok Pakai Kain Sarung

- Minggu, 13 April 2014 16:55 WIB
386 view
3  Setelah Panjat Tembok Pakai Kain Sarung
Lhokseumawe (SIB)-  Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II Lhokseumawe, Aceh, lagi-lagi kebobolan. Kali ini, tiga napi penghuni lapas tersebut berhasil kabur setelah memanjat tembok dengan menggunakan tali yang terbuat kain sarung.

Para napi melarikan diri pada 11 April sekitar pukul 04.45 WIB. Mereka adalah Syahrizal (21), Muzakir (38), Amri (32). Ketiganya merupakan kasus narkoba dan pelecehan seksual. Ketiga napi tersebut harus menjalani hukuman dari 4 tahun sampai 6 tahun.

"Para napi itu melarikan diri dengan memanjat tembok di bagian sisi kanan lapas dengan memanfaat kain sarung yang disambung sebagai tali," kata Kepala Lapas kelas IIA Lhokseumawe, Lisabetha Hardiarto, Sabtu (12/4).

Menurutnya, lapas Lhokseumawe seringnya bobol karena banyak struktur bagunan mengalami kerusakan akibat kebakaran. Selain itu,  minimnya dana untuk pemeliharaan serta kurangnya pengawasan dari petugas.

"Tidak ada permainan petugas yang sengaja membiarkan ketiga napi itu kabur. Kasus ini juga sudah saya laporkan kepada pimpinan dan Polres Lhokseumawe. Petugas sedang mengejar napi itu," ujarnya.

LP Lhokseumawe dilaporkan kerap terjadi kebobolan, pasca kerusuhan pada pertengahan Februari 2014 lalu. Beberapa ruangan terbakar. 1 Motor rusak karena dibakar. Para napi juga sempat melempari petugas dengan batu. (detikcom/f)

Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru