Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 30 Oktober 2026

Ditinggal Ziarah, Rumah Roy Damanik Disatroni Maling

- Senin, 21 April 2014 10:23 WIB
398 view
 Ditinggal Ziarah, Rumah Roy Damanik Disatroni Maling
SIB/Roy Damanik/ r
MENUNJUKKAN: Seorang warga menunjukkan lokasi penyimpanan 4 batang kosen ukuran besar di samping rumah korban, Jalan Tiung Raya Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Sei Tuan, yang disatroni kawanan maling, Minggu (20/4).
Medan (SIB)- Rumah wartawan SIB Roy Damanik (31), warga Jalan Tiung Raya Perumnas Mandala Kecamatan Percut Sei Tuan disatroni maling. Kawanan pencuri itu berhasil menggondol 4 kosen pintu ukuran besar yang diletakkan di depan rumah korban, Sabtu (19/4) dini hari.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian Minggu (20/4), aksi pencurian terjadi saat korban bersama istrinya, Frida boru Sirait (30), kedua anaknya serta ibunya, R boru Manurung, Sabtu sekitar pukul 03.30 WIB berangkat ke Kabupaten Simalungun untuk ziarah ke makam bapaknya.

Sekitar pukul 23.00 WIB, korban beserta keluarganya kembali ke rumah. Alangkah terkejutnya korban,  4 kosen pintu  ukuran besar dan panjang tiap kosennya mencapai 3 meter yang diletakkan di depan rumahnya  raib. Pencuri terlebih dahulu merusak gembok beserta rantai yang mengikat kosen, dan juga ikut membawa gembok dan rantai. Korban belum melaporkan kejadian itu ke Polsek Percut Sei Tuan karena hari sudah malam.

Korban berusaha mencari informasi mengenai para pelaku. Di sekitar lokasi, memang  rawan aksi pencurian. Rencananya korban membuat laporan pengaduan, Senin (21/4), untuk memastikan barang-barang apa saja yang hilang.

Seorang warga sekitar, Pak Wenzy Sinaga (48) membenarkan di lokasi tersebut rawan aksi pencurian. "Belum lama ini mobil Pick-up warna biru milik saya yang diparkir di depan rumah dicuri. Saya sudah melaporkannya ke Polsek Percut Sei Tuan, tetapi hingga kini tidak ada perkembangan ataupun mengarah ke para pelaku. Pos polisi (Polpos) ada di sini, tetapi pencurian masih tetap rawan," ujarnya dengan kesal.    

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Ronald Sipayung SH SIK ketika dikonfirmasi menganjurkan korban secepatnya membuat laporan. "Buat dulu laporan, baru kita akan cek TKP," ujarnya.(A24/ r)



Simak berita selengkapnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 21 April 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru