Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 30 Oktober 2026

6 Kawanan Bandit Bersenjata Pisau Rampok Seorang Wartawan di Medan

*Abang-beradik Dirampok 4 Pria Berkelewang
- Senin, 21 April 2014 10:31 WIB
1.639 view
  6 Kawanan Bandit Bersenjata Pisau Rampok Seorang Wartawan di Medan
Medan (SIB)- Seorang wartawan media cetak terbitan Medan,  Aribowo (25) warga Jalan Helvetia Medan dirampok  enam bandit mengendarai tiga unit sepedamotor di Jalan Juanda/Jalan Imam Bonjol, Sabtu (19/4) dini hari. Akibatnya sepedamotor  Honda Beat warna hitam dibawa kabur pelaku.

Penuturan korban, Sabtu  dinihari, ia  mengendarai sepedamotor Honda Beat warna hitam berboncengan dengan temannya, Anen (25).

Mereka berencana  mengambil, spanduk, di Jalan Pelajar Timur Medan untuk keperluan acara musik yang digelar di kawasan Jalan Gatot Subroto Gang Banteng, tak jauh dari gedung Tapiandaya PRSU

"Dari Tapiandaya kami mau ambil spanduk, kaos sablonan untuk acara" ungkap Anen kepada wartawan.

Dari Jalan Gatot Subroto, korban  mengendarai sepedamotor masuk dari Jalan Iskandar Muda, S Parman, Sudirman dan Jalan Juanda. Di persimpangan Jalan Juanda/Jalan Imam Bonjol, laju kendaraan korban terhenti karena dipepet enam pria mengendarai tiga unit sepedamotor  matic.

"Kami dipepet tiga sepedamotor, langsung ditodong pisau, ada enam orang semuanya megang pisau, kami sampai terjatuh" ujar korban menambahkan.
Melihat korban terjatuh dari sepedamotornya, seorang pelaku menyikat sepedamotor korban dan kabur diikuti rekan-rekannya. Korban mendatangi Polsek Medan Kota melaporkan peristiwa ini.

"Masih kita selidiki, korban sudah memberitahu" ujar Kanit Reskrim Polsek Medan Kota AKP Faidir Chan.

Sementara itu , Joko Sirait (28), juga menjadi korban perampokan, Sabtu dinihari kemarin. Selain merampas sepedamotornya, empat pelaku bersenjata kelewang juga memburu karyawan Matahari Plaza Medan Fair ini hingga  masuk parit.

Informasi dihimpun, perampokan itu terjadi di Jalan Sei Serayu, Medan. Ketika itu, Joko berboncengan dengan adiknya Ramadhan (22) mengendarai sepedamotor pinjaman. Keduanya berencana mencari lontong malam sebelum pulang  di Jalan PWS.

Saat melintas di Jalan Sei Serayu, abang beradik ini dipepet empat pria bersenjata kelewang mengendarai sepedamotor Honda Vario dan Yamaha Mio.
“Mereka menyabet-nyabetkan kelewangnya ke kami. Saya berhenti. Kami menyelamatkan diri dan meninggalkan sepedamotor,” kata Joko.

Meskipun sepedamotornya sudah ditinggalkan, keempat pelaku tetap mengejar Joko dan Ramadhan. Pengejaran baru berhenti setelah keduanya  memilih melompat ke parit dan bersembunyi.

“Mereka mengambil sepedamotor kami. Teman yang kami hubungi kemudian datang dan mengantar kami  ke Mapolsek Medan Baru,” sambung Joko.

Di Mapolsek Medan Baru, petugas SPKT mengarahkan mereka untuk membuat laporan ke Polsek Sunggal, karena lokasi kejadian masuk wilayah hukum Polsek Sunggal.

“Laporan kami diterima petugas piket di Polsek Sunggal. Tapi karena sepedamotor itu masih dalam status kredit, kami dianjurkan agar membawa surat pengantar dari leasing,” sebut Joko.(A12/ r)

Simak berita selengkapnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 21 April 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru