Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 30 Oktober 2026

Tak Dipinjami Motor, Pelajar SMK Bunuh Rekannya

- Rabu, 23 April 2014 13:56 WIB
466 view
Tak Dipinjami Motor, Pelajar SMK Bunuh Rekannya
Jakarta (SIB)- Mayat pria tanpa identitas yang ditemukan di Sungai Bangek Batu Gadang, Koto Tanggah, Padang, Sumbar pada Minggu (20/4) sore ternyata seorang pelajar SMK. Kepolisian mengidentifikasi korban sebagai Asep Supriadi (16), pelajar SMK 5 Padang.

Terungkapnya identitas korban itu diperoleh dari seorang warga bernama Diki. Menurut penuturan Diki, adalah sang kakak, Jimi Putra melaporkan hilangnya Asep. Asep tidak pulang ke rumah sejak Sabtu (19/4) malam.

"Asep diketahui pergi dengan temannya bernama Sabar," terang Diki.

Nah, setelah mendapat laporan hilangnya Asep itu, Polsek Koto Tanggah lantas membawa Jimi ke RS M Jamil Padang untuk mengenali mayat tanpa identitas yang ditemukan di persawahan itu. Setelah Jimi mengecek, mayat itu benar adiknya, Asep.

Kepolisian kemudian melakukan pemeriksaan. Dari mulut sang kakak diketahui kalau adiknya pada malam itu pergi bersama teman sekolahnya SAF (15). Polisi kemudian melakukan pencarian pada SAF. Dan dalam suatu penyergapan, SAF berhasil diringkus.

Dari mulut SAF keluar cerita alasan dia membunuh Asep dengan menusuk dua kali di leher dan beberapa kali di punggung. Malam itu SAF meminta izin membawa motor GL Pro milik Asep. Tapi korban tak memberikan.

"Kata pelaku, saat itu korban malah marah dan menuduh dia mau merampas motornya," terang Diki yang tahu banyak soal kasus ini.

SAF tak terima, dia kemudian balik menghardik korban. Namun Asep malah meninju bahunya. Akhirnya perkelahian tak terhindarkan. SAF dengan kalap mencabut pisau yang dibawanya. Korban yang melihat pisau yang dipegang tersangka langsung kabur.

Tapi tersangka mengejar dan menancapkan pisau ke punggung korban berkali-kali. Setelah korban rebah ke tanah di persawahan, tersangka menancapkan pisau ke leher korban dua kali.

Setelah korban tewas, SAF langsung pergi dengan membawa motor korban. SAF pulang ke rumahnya. Hingga akhirnya pada Senin (21/4) malam Polsek Kota Tanggah menangkapnya. SAF kini meringkuk di tahanan. Barang bukti motor dan pisau juga sudah disita. (detikcom/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru