Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 31 Oktober 2026

3 Tersangka Perampok Dosen IAIN SU Ditembak, Seorang Tewas

*4 Tersangka Pembunuh Diringkus di Samosir
- Jumat, 25 April 2014 13:47 WIB
764 view
3 Tersangka Perampok Dosen IAIN SU Ditembak, Seorang Tewas
Medan(SIB)- Polisi mengungkap pelaku perampokan di rumah dosen IAIN Sumut saat penggerebekan di satu rumah Jalan Metrologi Percut Sei Tuan, Kamis (24/4).

Seorang dari tiga tersangka yang ditembak tewas di rumah sakit, sementara dua pelaku lainnya diamankan ke Polresta Medan.

Setelah hampir sebulan melakukan penyelidikan  kasus perampokan terhadap  Rusdi Ananda (48)  di rumahnya Jalan Pasar III,Gang Mulia Krakatau Kelurahan Glugur Darat I, polisi mengetahui  keberadaan pelaku di satu rumah Jalan Metrologi Percut Sei Tuan telah diketahui para pelaku.

Saat polisi akan menggerebek rumah tersebut, tiga  tersangka keluar dari dalam rumah dan menyerang polisi. Melihat aksi itu, polisi langsung menembak ketiganya. Sementara dua lagi di dalam rumah diamankan. Ketiga tersangka yang ditembak diboyong ke RS Bhayangkara Medan. Namun setibanya di rumah sakit, seorang   berinisial R warga Krakatau Medan tewas.

Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Jean Calvijn Simanjuntak, Kamis (24/4) sore kepada sejumlah wartawan menyebutkan, seorang dari tiga tersangka yang ditembak tewas saat dibawa ke rumah sakit.

Kelima tersangka tersebut, terlibat dalam aksi perampokan di rumah dosen IAIN Sumut. Saat beraksi para pelaku kepergok korban Rusdi Ananda. Para pelaku  menikam korban  krisis dan sempat dirawat di RS Colombia Asia Medan.

Polres Samosir Ringkus Empat Tersangka Pembunuh

Empat tersangka pembunuhan  Mangkirim Nainggolan (46) warga Batu Purun Desa Huta Namora, Kecamatan Pangururan yang terjadi awal April lalu berinisial SH, JN, JNG dan BN diringkus  jajaran Polres Samosir.

Kapolres Samosir AKBP Andry Setiawan didampingi Kasat Reskrim Polres Samosir AKP Adi Alvian SH dalam paparannya di Mako Polres Samosir, Kamis (24/4) menyampaikan, para tersangka melakukan  pembunuhan  karena dendam  terhadap korban."

Keempat tersangka sudah berencana membunuh korban. Para tersangka merupakan kerabat korban, jadi kasus pembunuhan ini murni motif balas dendam,"ujar Kapolres.

 "Saat kami melakukan penangkapan, para tersangka memang tidak mengakui perbuatannya. Namun, barang bukti serta pengakuan 11 saksi sudah menunjukkan perbuatan para tersangka," tambah Andry.

Sementara itu, seorang tersangka SH yang diwawancari  mengatakan tidak mengetahui kenapa ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka. SH pun mengelak saat dituduh sebagai pembunuh, namun ia mengaku sangat kenal dengan korban. "Saya tidak tahu menahu, saya sudah menjadi tersangka," katanya. (A2/F4/W)

Simak berita selengkapnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 25 April 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru