Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 30 Juni 2026

Polisi Selidiki Mayat Perempuan Korban Pembunuhan

- Kamis, 04 Mei 2017 15:49 WIB
505 view
Pekanbaru (SIB)- Kepolisian Sektor Bukit Raya Kota Pekanbaru, Riau menyelidiki penemuan mayat perempuan di belakang rumah dan toko di Jalan Paus dekat parit yang diduga korban pembunuhan.

"Diduga ada indikasi pembunuhan, nanti diselidiki dengan autopsi untuk menindaklanjutinya. Itu terlihat dari luka yang ada di tangan dan payudara kanan yang berlubang," kata Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Bukit Raya, AKP Sihol Sitinjak di Pekanbaru, Rabu (3/5).

Menurutnya memang bisa saja luka di bagian tubuh itu akibat dimakan binatang karena tidak ditemukan benda tajam di sekitarnya. Namun hal itu tergantung pemeriksaan di laboratorium forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau.

"Dugaan perkosaan juga nanti tergantung pemeriksaan apa itu kekerasan atau karena binatang. Kalau kondisi mayat diperkirakan sudah lima sampai tujuh hari," ucapnya menjelaskan.

Sesosok mayat yang belum diketahui identitasnya ditemukan membusuk, membengkak dan rambutnya sudah rontok hampir semua. Itu terlihat ketika diangkut rambutnya diambil dari tanah secara terpisah.

Penanggungjawab ruko dekat lokasi tersebut, Romi menyampaikan bahwa dirinya melihat pagi ketika bersama pekerjanya membersihkan ruko di lantai tiga karena banjir. Lalu ada bau menyengat dan dari atas terlihat ada sosok mayat.

Setelah itu, lanjutnya, dia memanggil RT/RW dan ketua muda setempat karena mereka tidak berani mendatanginya. Dikatakannya bahwa dirinya bersih-bersih ruko untuk ditempati sebagai Kantor Sekretariat Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI) Riau.

Sementara itu, Ketua RT setempat, Adi Tanjung mengatakan ruko tersebut lama tidak ditempati. Ada empat ruko berdempetan di sebelahnya ada Kantor Himpunan Pengusaha Muda tapi sebentar saja lebih setahun lalu. Di sebelahnya lagi ada angkringan dan jual ikan bakar.

Di sebelah bangunan empat ruko itu ada tempat bermain futsal. Kata Adi sempat ada yang main futsal bilang ada aroma bangkai. Tapi dikira mungkin binatang Biawak sampai akhirnya baru dikasih tahu Romi yang akan menempati ruko.

"Laporan warga kami tak ada anggota keluarga yang hilang. Sistem keamanan lingkungan juga jalan tiap malam dengan ronda," katanya. (Ant/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru