Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 24 Oktober 2026

Belasan Ton CPO Milik PT MM Medan Dijarah Kawanan Pencuri

*Terduga Pelaku dan Penadah Dibekuk
- Kamis, 12 Juni 2014 10:18 WIB
1.453 view
 Belasan Ton CPO Milik PT MM Medan Dijarah Kawanan Pencuri
Belawan (SIB)- Belasan ton minyak sawit mentah/Crude Palm Oil (CPO) milik perusahaan pelayaran PT Pandu Pasifik Karisma Raya  anak perusahaan PT Musimas Medan dijarah kawanan penjahat laut bekerjasama dengan sejumlah awak kapal, tug boat/ tongkang milik korban.

Akibat ulah kawanan penjahat tersebut, korban mengalami kerugian Rp 163 juta.

Ka Humas PT Musimas Medan, Hendra Leo kepada SIB, Rabu sore (11/6) mengatakan, aksi pencurian belasan ton CPO tersebut berlangsung sepekan lalu, saat kapal tongkang/tug boat berlayar di kawasan Perairan Sungai Batanghari, Jambi menuju Pelabuhan Kabil Batam.

Pihak korban juga mengatakan, pencurian minyak sawit mentah tersebut dilakukan  dengan membuka lubang utama kapal tongkang bermuatan CPO kemudian memompanya ke kapal pompong yang digunakan para pelaku untuk mengangkut barang hasil curian.

"Kita mengalami kerugian  seratus enam puluh tiga juta rupiah atau pencurian CPO sebanyak 16,8 ton,” jelas pihak PT Musimas.   
   
Menurut pihak korban, petugas Ditpolair Jambi melakukan pengejaran dan meringkus 10 pria di antaranya Am nahkoda kapal pompong dan sejumlah awak kapal milik korban maupun terduga pelaku serta Ha (penadah) berikut An asal Medan selaku pemodal dalam pencurian tersebut.

Selain itu, pihak kepolisian juga menyita barang bukti berupa satu unit kapal pompong, peralatan pencurian, sejumlah telepon genggam dan minyak sawit mentah diduga milik korban.

"Aksi mereka selama ini sudah dipantau perusahaan dan akhirnya pihak perusahaan bekerjasama dengan Ditpolair Polda Jambi untuk mengungkapnya," jelas Ka Humas PT Musimas Medan. (A11/h)



Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru