Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 23 Oktober 2026

Seorang Pria Ditemukan Tewas di Percut Sei Tuan

- Minggu, 10 Desember 2017 16:25 WIB
328 view
Seorang Pria Ditemukan Tewas di Percut Sei Tuan
Medan (SIB)- Bahtiar (69) warga Jalan Pengabdian Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan, ditemukan tewas di gudang belakang rumahnya, Kamis (7/12) malam.

Informasi yang dihimpun SIB di lapangan, Jumat (8/12), pada Kamis sekira pukul 21.00 WIB, istri korban, Asnida (69) meminta suaminya menyalakan pompa air di belakang rumahnya dan sekaligus gudang tempat korban bekerja.

Korban menuju belakang rumah, sedangkan istrinya tertidur selama beberapa menit. Tak lama istri korban terbangun, sedangkan Bahtiar tak kunjung kembali ke dalam rumah. Lantaran istri korban sakit, ia terpaksa menghubungi tetangganya, Fadlan, dan memintanya ke gudang mencari suaminya. Fadlan selanjutnya menuju gudang dan menemukan korban tergeletak di lantai dan posisi tubuh miring ke kanan.

Selanjutnya Fadlan memberitahukan hal itu kepada istri korban. Setelah itu Fadlan memanggil tetangga korban. Warga selanjutnya membawa korban ke RS Haji Jalan RS Haji Desa Medan Estate, Percut Sei Tuan. Sekira setengah jam, pihak rumah sakit menyatakan korban sudah tak bernyawa lagi. Selanjutnya jenazah korban dibawa ke rumah duka guna disemayamkan.

Setelah itu para tetangga korban melaporkan peristiwa itu ke Polsek Percut Sei Tuan. Personil Reskrim yang menerima laporan tersebut melakukan olah TKP. Di lokasi, petugas mendapati darah korban sudah ditimbun dengan pasir. Petugas menyarankan pihak keluarga untuk membuat pengaduan, serta menyarankan jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk diotopsi.

Tetapi istri korban meminta kepada petugas untuk menunggu kedatangan anak-anak korban yang berada di luar kota. Jumat sekira pukul 10.00 WIB, keempat anak korban, Desi Arda, Irfan Sani, Zulkifli Hardani dan Fadli Arda, tiba di rumah mereka. Di saat bersamaan Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Pardamean Hutahhaean, Kanit Reskrim Iptu Philip Antonio Purba dan personil lainnya meminta persetujuan kepada pihak keluarga supaya jasad korban diotopsi.

Namun pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum dan otopsi. Kapolsek kemudian menghubungi Tim Inavis Polrestabes Medan. Setibanya di lokasi, Tim Inavis cek TKP dan pemeriksaan terhadap tubuh korban. Selanjutnya keluarga korban membuat surat pernyataan tak bersedia mayat korban untuk diotopsi/visum. Keluarga juga tidak membuat pengaduan kepada pihak kepolisian.

Selanjutnya jenazah korban dimakamkan. Setelah itu Kapolsek beserta anggotanya meninggalkan lokasi dengan membawa surat pernyataan yang sudah ditandatangani keluarga korban dan diketahui oleh Kepala Dusun (Kadus) Dusun I Desa Bandar Setia, Suyatno.

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Pardamean Hutahhaean didampingi Kanit Reskrim Iptu Philip Antonio Purba ketika dikonfirmasi membenarkan pihak keluarga korban tidak membuat laporan, serta sudah membuat surat pernyataan dan terdapat beberapa poin.

"Kita sudah membujuk pihak keluarga untuk membuat laporan serta dilakukan otopsi, sebab terdapat beberapa luka di tubuh korban, diduga akibat benda tumpul. Namun pihak keluarga tak menyetujuinya, dan membuat surat pernyataan. Walaupun begitu, kita sudah membuat laporan polisi model A, melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Dan lokasi sudah dipasangi garis polisi/police line," terangnya. (A16/l)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru