Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 24 Oktober 2026

Beloh Ginting Tewas Dibacok, di Karo

- Minggu, 29 Juni 2014 18:54 WIB
471 view
Beloh Ginting Tewas Dibacok, di Karo
Tanah Karo (SIB)- Beloh Ginting (60) akhirnya tewas setelah dibacok TG (55) keduanya penduduk Desa Lau Baleng, Selasa (24/6) pukul 02.00 Wib di Buluh Duri Desa Durin Rugun, Lau Baleng, Karo. Korban tewas, Kamis (26/6) di R.S. Efarina Etaham Berastagi.

Informasi dihimpun SIB, Kamis (26/6) Beloh Ginting hendak pulang dari Desa Kuala, Tigabinanga menuju Lau Baleng mengendarai mobil Kijang bersama Johan Ginting (39) dan  Beriandi Ginting (24).

Menurut keterangan saksi, Beriandi Ginting yang ditemui SIB, Kamis (26/6) di Lau Baleng setiba di Desa Lau Peranggunen, mobil Avanza yang dikendarai TG ingin mendahului mobil mereka.  Hingga di TKP, kedua mobil bersenggolan hingga mobil yang dikendarai TG masuk beram.

Pada saat itu Beloh Ginting dan TG sama-sama keluar dari mobil, dan terjadi perkelahian. Tak lama, korban dibacok hingga terkapar. Melihat kejadian tersebut, Beriandi Ginting minta tolong karena di perut kakeknya, Beloh Ginting tertancap sebilah pisau.

Saat itu Beriandi dan Johan Ginting langsung membawa Beloh Ginting ke Puskesmas Kuta Buluh Dairi, namun pihak Puskesmas merujuknya ke rumah sakit di Kabanjahe. “Korban sempat dirawat di RS. Efarina Etaham Berastagi, namun akhirnya tewas,” kata Beriandi.

Kapolsek Mardingding, AKP. JM Tarigan didampingi Kanit Reskrim Aiptu Solo Bangun ketika dikonfirmasi, Kamis (26/6) di Lau Baleng membenarkan pihaknya menangani kasus tersebut.

Menurut Kapolsek, TG telah membuat pengaduan, Selasa (24/6) dan berdasarkan laporannya, mobil yang dikendarainya ditabrak hingga jatuh ke parit,  setelah itu ia dikeroyok oleh Beloh Ginting bersama 5 orang.

Dari hasil visum  di Puskesmas Lau Baleng TG mengalami luka di bagian kepala, termasuk di bagian punggung memar dan bibir pecah. Saat ini TG dijamin keluarganya untuk dirawat di RSU Pirngadi Medan.

Sedangkan keluarga Beloh Ginting sampai saat ini belum membuat pengaduan ke kepolisian, baru sebatas dimintai keterangan secara lisan dan menyerahkan barang bukti sebilah pisau  milik tersangka yang dibawa dari rumah sakit .

“Sejauh ini belum diketahui secara pasti motif kejadian itu, yang pasti setelah TG keluar dari rumah sakit, akan dilakukan pemeriksaan lanjutan termasuk saksi lainnya, kata AKP JM Tarigan. (TS/BR2/d)
 

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru