Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 13 April 2026

Istri Tertikam Pisau, Oknum Polisi Dilaporkan ke Propam

- Selasa, 19 Juni 2018 16:44 WIB
530 view
Istri Tertikam Pisau, Oknum Polisi Dilaporkan ke Propam
Medan (SIB) -Oknum polisi (Bhabinkamtibmas) berinisial Bripka R warga Sunggal dilaporkan ke Propam Polrestabes Medan karena perut istrinya diduga tertikam pisau miliknya.

Sementara itu Bripka R juga melaporkan istrinya ke Ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes, Senin (18/6) siang, karena diduga membuat laporan palsu terkait pencurian mobil.

Menurut informasi yang dihimpun wartawan di Polrestabes Medan dan berbagi sumber lainnya, sebelum aksi saling lapor itu terjadi, pada Sabtu (16/6) siang, oknum polisi tersebut minta uang Rp 200 ribu kepada istrinya yang belum diketahui identitasnya, untuk biaya kusuk. Namun istri Bripka R tak memberikannya.

Kesal tak diberi uang, R meninggalkan rumahnya dan pergi menuju rumah orangtuanya yang tak jauh dari lokasi. Saat bertemu dengan ibu dan kakaknya yang identitasnya belum diketahui, R langsung meminta uang Rp 200 ribu, dengan alasan yang sama untuk kusuk. Lagi-lagi permintaan tersebut ditolak.

R kemudian diajak kakaknya menemui istri oknum polisi tersebut. Setibanya di rumah, kakak R menyarankan supaya istrinya memberikan uang tersebut. Setelah itu kakak Bripka R meninggalkan lokasi.

Tiba-tiba pasangan suami istri (pasutri) tersebut terlibat cekcok mulut. Saat itu R mengancam bunuh diri, sembari ia mengambil cairan pembersih kamar mandi dan berusaha meminumnya. Namun istri R berhasil merampas cairan tersebut sehingga aksi bunuh diri itu berhasil digagalkan.

Bripka R berjalan menuju dapur dan mengambil pisau lalu menikam perut serta lengannya. Saat hendak menikam perutnya kedua kali, istri Bripka R berusaha merampas pisau tersebut. Namun perut istri R justru tertikam hingga mengalami luka robek cukup parah dan langsung rubuh.

Tak lama keluarga istri Bripka R dan para tetangga datang ke lokasi guna membawa istrinya ke RS Colombia Asia untuk mendapat perawatan medis. Sedangkan R berobat ke rumah sakit terdekat.

Senin siang keluarga kandung istri dari Bripka R mendatangi Polrestabes Medan guna membuat laporan ke SPKT. Namun petugas mengarahkan keluarga istri R melapor ke Propam. Tak lama berselang R juga datang ke Polrestabes guna melaporkan istrinya yang belum lama ini membuat laporan palsu terkait pencuri mobil milik pasutri tersebut.

Seorang petugas kepolisian yang tak ingin namanya dikorankan saat ditanyai mengungkapkan pemicu pertengkaran oknum polisi dan istrinya lantaran tak diberi uang. Selain itu Bripka R juga kesal dengan istrinya yang diduga sudah berbohong terkait pencurian mobil milik mereka.

"Bripka R tadi mengungkapkan jika belum lama ini istrinya mengaku kehilangan mobil, sehingga diarahkan untuk melapor ke Polrestabes. Belakangan diketahui jika mobil tersebut bukan dicuri, melainkan diduga dijual ke adik istri R. Jadi R melaporkan terkait laporan palsu istrinya. Sejak itu pasutri tersebut sering bertengkar. Disebut-sebut istrinya itu yang kedua," ungkap petugas itu sembari menambahkan  oknum polisi itu sudah membuat laporan.

Kasi Propam Polrestabes Medan Kompol M Arifin saat dikonfirmasi lewat telepon selulernya, Senin sore mengaku pihaknya belum ada menerima laporan terkait oknum polisi berinisial Bripka R.

"Kita belum ada terima laporannya. Jika memang sudah ada laporannya di Reskrim, dan kalau memang oknum polisi itu bersalah, ada atau tidaknya laporannya ke Propam, pasti akan kita proses. Nanti Reskrim akan berkoordinasi dengan kita terkait hal itu," terangnya.(A16/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru