Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 31 Januari 2026

Polsek Medan Baru Ringkus Komplotan Begal Sadis

* Tiga Ditembak, Satu Tewas
- Selasa, 14 Agustus 2018 15:53 WIB
372 view
Medan (SIB) -Polsek Medan Baru meringkus tiga rekan tersangka pelaku begal yang telah ditangkap terlebih dulu di parit Jalan Masdulhak Medan. Seorang di antara tersangka ditembak hingga tewas lantaran mencoba melawan petugas saat penangkapan.

Ketiga tersangka yang ditangkap itu berinisial MJN alias Andre (20) warga Jalan Letda Sujono Gang Nangka No 10, Kelurahan Bandar Selamat, Kecamatan Medan Tembung dan JA warga Jalan Batang Kuis Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang. Sementara seorang lagi DL alias Cinai (22) warga Jalan Sidomulyo Gang Tiung, Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, tewas setelah ditembak.

Penangkapan komplotan begal sadis ini berawal dari tertangkapnya Ar warga Jalan Kapten Batu Sihombing, Kelurahan Tembung, Kecamatan Medan Tembung, Rabu (8/8) siang. Tersangka ini ditangkap warga setelah tak tahan bersembunyi di parit hingga akhirnya  diserahkan kepada pihak Polsek Medan Baru.

Ar ini ditangkap lantaran membegal seorang drivir ojek online. Ia bersama tiga rekannya beraksi menggunakan senjata tajam di Jalan Cut Di Tiro Medan. Dari penangkapan inilah, petugas melakukan pengungkapan hingga akhirnya meringkus tiga tersangka lain.

Dari ketiga tersangka disita  Honda Supra X 125 BK 4831 KC warna hitam dan Honda Vario BK 2886 AHU warna merah serta  1 helm bertuliskan Grab, sebilah sangkur, sebilah pisau penusuk dan 1  sarung pisau untuk dijadikan sebagai barang bukti.

Menurut data yang diperoleh, tersangka Ar mengaku melakukan pencurian dan perampokan bersama tiga  temannya masing-masing MJN alias Andre, JA dan DL alias Cinai. Pada hari, Minggu (12/8) dini hari sekira pukul 05.30 Wib, ketiga tersangka berhasil dibekuk di sebuah rumah kosong di Jalan Pancasila Rambungan. Namun ketika dibawa untuk pengembangan mencari barang bukti lainnya, tersangka MJN dan JA berusaha melarikan diri dan melawan petugas. Meskipun sudah diberikan tembakan peringatan berulangkali ke udara, para tersangka tidak juga mengubrisnya, sehingga polisi terpaksa memberikan tindakan tegas dan terukur di bagian kaki  JN  alias Andre (20) dan JA. Sedangkan DL alias Cinai (22) tewas setelah menjalani perawatan di rumah sakit bhayangkara.

Menurut catatan polisi, para tersangka terlibat perampokan di Jalam Cik Ditiro Kelurahan Madras Hulu, dengan korban Abnul Habib. Pelaku mengambil sepeda motor milik korban jenis Honda Vario BK 2089 AHM. Kemudian, perampokan di Jalan Imam Bonjol Medan korban Dicky Fadly dan barang milik korban yang diambil  Honda Beat BK 4236 AGT warna hitam dan korban mengalami luka tusuk di dada dan pangkal lengan kiri.

Lalu, pelaku terlibat perampokan terhadap korban, Muhammad Arif Ritonga yang terjadi di Jalan Iskandar Muda Medan. Barang milik korban yang di rampas sepeda motor Yamaha Vixion warna merah dan korban mendapat luka tusuk di bagian perut.

Tidak hanya itu, tersangka juga merampok di Jalan Jend Sudirman Medan. Barang milik korban yang dirampas sepeda motor Honda Vario. Kemudian para tersangka terlibat perampokan terhadap korbanya, Lucy M Siregar yang terjadi di Jalan Apros Medan Polonia. Barang milik korban yang dirampas  Honda BK 4707 AGR. Masih dari catatan kepolisian, para tersangka terlibat perampokan dengan korbanya, Murniati yang terjadi di Jalan Ir Juanda dekat Hotel Pardede, barang milik korban yang dirampas sepeda motor Yamaha Mio Soul BK 4226 AET.

Selain itu para tersangka terlibat merampok Srajid Re yang terjadi di Jalan Ketula. Barang milik korban yang dirampas  Honda Vario coklat BK 3272 AHG.

Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing ketika dikonfirmasi membenarkan penangkapan para pelaku. "Nanti kita paparkan ya," ucapnya. 

Ia juga mengakui kalau seorang tersangka tewas. "Pelaku melakukan perlawanan terhadap anggota. Saat di rumah sakit pelaku meninggal," ucap dia.

Kanit Reskrim Polsek Medan Baru Iptu Said Husein juga membenarkan penangkapan para pelaku. "Ya benar, temannya yang pertama kita tangkap di parit. Memang komplotan ini sudah lama kita incar dari laporan korban sebelumnya," terangnya.

Seperti pemberitaan sebelumnya, setelah berjam-jam bersembunyi di parit Kawasan Jalan Masdulhak Medan Polonia, seorang pelaku begal yang selalu beraksi menggunakan senjata tajam, akhirnya menyerah, Rabu (8/8) siang. Para driver ojek online bersama masyarakat yang sudah menunggu lama, akhirnya menghajar belaku hingga babak belur. (A18/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru