Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 April 2026

23 Adegan Rekonstruksi Pembunuhan Salsabilla di Deliserdang

- Kamis, 04 Oktober 2018 12:25 WIB
1.543 view
23 Adegan Rekonstruksi Pembunuhan Salsabilla di Deliserdang
SIB/Roni Hutahaean
GELAR REKONSTRUKSI : Satuan Reskrim Polres Deliserdang menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan korban Salsabilla beberapa waktu lalu di Tanjungmorawa dengan 3 pelaku yakni BK, AP dan DF. Rekonstruksi digelar di lapangan Sepakbola Polres Deliserdang dengan
Lubukpakam (SIB)- Satuan Reskrim (Satreskrim) Polres Deliserdang menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Salsabilla, Rabu (3/10) siang di Lapangan bola Mapolres Deliserdang yang dilakukan tersangka BK (17), AP (17) dan DF (14) beberapa waktu lalu.

Kasat Reskrim AKP Ruzi Gusman Sik melalui Kanit I, Ipda Dimas Adit Suntono STrK menjelaskan, peristiwa pembunuhan tersebut terjadi, Minggu (2/9) lalu sekitar pukul 13.15 WIB di Afdeling Dusun II Desa Sei Merah Kecamatan Tanjungmorawa Kabupaten Deliserdang.

Pelaku BK melakukan pembunuhan dengan cara menyekap leher korban menggunakan tangan kanannya. Setelah terjatuh kemudian AP (17) langsung datang menutup mulut korban, karena korban masih bersuara, AP memukul leher korban sebanyak dua kali.

Melihat korban meronta-ronta, AP kemudian mengapit kaki korban dan mecekik leher korban dengan kedua tangan kanannya sampai korban tidak bernafas lagi. Selanjutnya BK, AP dan DF mengangkat tubuh korban ke atas sepeda motor korban dan mendorong ke dalam parit menggunakan kaki.

"Ada 23 adegan dalam rekonstruksi pembunuhan tersebut yang dilaksanakan semuanya berdasarkan hasil BAP ketiga tersangka," ucap Dimas.
Pantauan SIB di lokasi usai Sat Reskrim menggelar rekonstruksi, Safrida (42) didampingi suaminya Syahir (45) orangtua kandung Salsabilla langsung menghampiri ibu kandung pelaku BK yang merupakan pacar korban.

" Tega dan sadis kali anakmu BK itu menghabisi nyawa anakku Salsabilla, kau lihat tadi kan gelar rekonstruksinya. Entah kayak mana kau melahirkan dan mendidik anakmu BK itu. Padahal karena sayangnya Salsabilla maka dijumpainya anakmu BK itu," kata Safrida sambil menjerit.

Ibu kandung pelaku BK usai melihat gelar rekonstruksi saat dikonfirmasi SIB menyebutkan, dia tidak menyangka anaknya tega menghabisi nyawa korban Salsabilla. Katanya Salsabilla itu dikenalnya sangat baik dan sopan terhadap orangtua.

"Aku tidak menyangka anakku BK tega membunuh Salsabilla, karena BK disuruh memotong ayam saja tidak berani karena takut melihat darah," kata ibu kandung pelaku BK dengan raut wajah marah.

Lanjutnya, anaknya BK itu sekolah di SMK Negeri di Kecamatan Lubukpakam Kabupaten Deliserdang, bahkan uang praktek dan ujian anaknya BK sudah dibayar lunas di sekolah karena BK sudah mau tamat SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) mengambil jurusan mesin. (C05/q)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru