Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 23 April 2026

Memeras Kepala Desa, Polsek Kampungrakyat Amankan 4 Pria Ngaku Polisi

- Minggu, 07 Oktober 2018 12:52 WIB
316 view
Kampungrakyat (SIB) -Petugas Unit Reskrim Polsek Kampungrakyat mengamankan empat pria yang mengaku-ngaku sebagai polisi dari Polda Sumut dan mencoba memeras sejumlah kepala desa di Kecamatan Kampungrakyat, Kabupaten Labusel, Jumat (5/10) sore.

Salah seorang pelaku yang diamankan merupakan pecatan anggota kepolisian yakni, NY (30) warga Perumnas Mandala, Medan. Sementara tiga pelaku lainnya masing-masing JES (35), YK (53), IG (41) seluruhnya warga Medan. Dalam operasinya, keempat pelaku membawa surat perintah penyidikan palsu dari Dirkrimsus Polda Sumut mendatangi sejumlah kantor kepala desa di Kecamatan Kampungrakyat di antaranya, Desa Perlabian, Desa Perkebunan Perlabian, Desa Tanjung Medan, Desa Tanjung Mulia, dan Desa Perkebunan Tolan I untuk menyelidiki penggunaan Anggaran Dana Desa (ADD). Dalam kesempatan itu, para pelaku kemudian meminta uang Rp2,5 juta kepada masing-masing kepala desa.

"Saya hanya memberikan Rp400 ribu. Namun sebelum memberikan uang itu saya sudah berkoordinasi dengan kepolisian, karena curiga dengan gerak-gerik para pelaku," kata Kepala Desa Perkebunan Perlabian, Sartono didampingi Kepala Desa Perlabian, Irham yang ditemui di Mapolsek Kampungrakyat.

Setelah menerima laporan dari kepala desa, personel Unit Reskrim Polsek Kampungrakyat kemudian mendatangi lokasi kejadian dan menangkap keempat pelaku. Dalam penangkapan itu, polisi mengamankan sejumlah uang, sepucuk pistol mainan, surat perintah palsu, kartu anggota kepolisian, sejumlah Ponsel, dan satu unit mobil Toyota Avanza BK1851RK yang dikendarai pelaku.

"Selain memeras kepala desa, para pelaku juga menyebarkan proposal dengan dalih HUT Polri ke sejumlah instansi pemerintah seperti Dinas Pendidikan dan Dinas PUPR," kata Kanit Reskrim Polsek Kampungrakyat, Iptu Ramses.

Dikatakan, kemungkinan besar sudah banyak kepala desa menjadi korban, karena aksi tersebut sudah enam bulan dilakukan para pelaku. Karenanya kata dia, para pelaku akan diserahkan ke Polres Labuhanbatu untuk penyidikan lebih lanjut. 

"Jadi kami hanya membuat BAP awal saja. Selanjutnya malam ini juga akan diserahkan ke Mapolres, karena kemungkinan korbannya juga banyak," katanya. (F08/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru