Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 19 Januari 2026

Polsek Medan Kota Buru Para Pelaku Pengeroyokan dan Penikaman Arpandi

Tumpal Manik - Rabu, 14 Januari 2026 18:42 WIB
537 view
Polsek Medan Kota Buru Para Pelaku Pengeroyokan dan Penikaman Arpandi
Foto: harianSIB.com/Dok
Mapolsek Medan Kota

Medan(harianSIB.com)

Polsek Medan Kota sedang memproses laporan serta memburu para pelaku pengeroyokan dan penikaman Arpandi yang terjadi di Jalan Kolonel Sugiono, Kelurahan Kampung Aur, Medan Maimun, Kota Medan, depan New Zone, Minggu (4/1/2026) lalu, sekira pukul 05.30 WIB.

"Masih proses lanjut (diburu), harap bersabar," ujar Kanit Reskrim Polsek Medan Kota Iptu Fandi Kurniawan, yang dikonfirmasi terkait progres penanganan laporan tersebut, Selasa (13/1/2026).

Ia mengisyaratkan pihaknya sudah mengantongi identitas para pelaku. Ia juga menyampaikan kasus penikaman ini akan menjadi atensinya.

Baca Juga:
"Akan jadi atensi kita," tegasnya.

Terpisah, ibu korban, Nurhayati yang dihubungi, Rabu (14/1/2026), berharap agar para pelaku segera ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Saya berharap Polsek Medan Kota segera menangkap para pelaku yang telah menganiaya anak saya sehingga harus dirawat intensif di rumah sakit," ucapnya.

Nurhayati mengatakan, masih percaya kepada Polsek Medan Kota mampu memberikan rasa keadilan kepada anaknya yang menjadi korban penikaman.

"Anak saya yang tidak tahu apa-apa harus menjadi korban. Saya masih percaya Polsek Medan Kota bisa berikan rasa keadilan bagi anak saya," tandasnya.

Sementara itu, korban Arpandi menceritakan kronologi kejadian pengeroyokan dan penikaman yang dialaminya.

Kejadian tersebut berawal pada Minggu (4/1/2026), sekira pukul 05.30 WIB. Sehabis jalan-jalan, Arpandi dan temannya Robi melintas berboncengan menggunakan sepeda motor untuk mengantar Robi yang tinggal di Jalan Pantai Burung, Kelurahan Kampung Aur, Medan Maimun, Kota Medan.

"Kami habis jalan-jalan. Trus pas pulangnya lewat dari depan New Zone, Robi melihat saudaranya, Willi ribut di situ. Pertama aku tengok-tengok aja di kereta (sepeda motor). Jadi karena ribut orang itu datang Robi bilang sama aku untuk membantu saudaranya," jelasnya.

Saat akan membantu saudaranya Robi, lanjutnya, para pelaku mengejar, mengeroyok dan menikamnya.

"Saudara Robi kusuruhlah naik kereta tapi tidak mau. Jadi pas di situ langsung musuhnya itu menyerang aku. Dikeroyok orang itulah aku rame-rame ada sekitar 6 sampai 7 orang terus ditabrak lagi aku dengan kereta trail," ceritanya.

Usai melakukan penganiayaan tersebut, para pelaku pergi dan Arpandi dibawa ke RS Marta Friska.

"Jadi ketika bangun udah berkeluaran darah, dibawa Robi lah aku ke rumah sakit," imbuhnya.

Akibat kejadian tersebut, ibu korban Nurhayati yang merasa keberatan membuat laporan ke Polsek Medan kota dengan nomor LP/B/18/I/2026/SPKT/Polsek Medan Kota/Poltestabes Medan/Polda Sumut tertanggal 6 Januari 2026. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Setahun Lebih Tak Ada Kepastian, IRT Korban Pengeroyokan Datangi Polres Pematangsiantar Tuntut Keadilan
6 Anggota Yanma Mabes Polri Jadi Tersangka Pengeroyokan Debt Collector hingga Tewas di Kalibata
Mahasiswi IPB Jadi Korban Pengeroyokan Brutal Sekuriti PT TPL, Jaket Almamater Hangus Dibakar
Dua Oknum Wartawan Dikeroyok Debt Collector di Rantauprapat
Polsek Siantar Martoba Ringkus 3 Pelaku Pengeroyokan, 1 Lagi Masih Diburu
Jupentus Pardede Minta Keadilan, Desak Polsek Patumbak Tangkap Pelaku Pengeroyokan
komentar
beritaTerbaru