Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 13 Maret 2026

Polisi Gelar 40 Adegan Prarekonstruksi Pembunuhan Wanita dalam Box Kontainer di Medan Denai

Roy Surya D Damanik - Jumat, 13 Maret 2026 20:04 WIB
119 view

Medan(harianSIB.com)

Satreskrim Polrestabes Medan bersama Polsek Medan Area menggelar prarekonstruksi kasus pembunuhan terhadap seorang perempuan yang ditemukan tewas di dalam box kontainer di Jalan Menteng VII Gang Seroja, Kecamatan Medan Denai, Jumat (13/3/2026) sore.

Prarekonstruksi yang memperagakan sekitar 40 adegan tersebut dilakukan untuk mencocokkan hasil pemeriksaan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dengan fakta di lapangan.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak didampingi Kasat Reskrim AKBP Bayu Putro Wijayanto dan Kapolsek Medan Area AKP Ainul Yaqin mengatakan, hingga siang hari proses prarekonstruksi masih berlangsung.

Baca Juga:
"Hingga siang hari, proses prarekonstruksi masih berlangsung. Tidak menutup kemungkinan ada penambahan temuan atau fakta baru selama proses ini berjalan," ujar Calvijn di lokasi.

Ia menjelaskan, dalam perkara tersebut polisi menetapkan tiga lokasi yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP).

TKP pertama berada di sebuah penginapan di kawasan Jalan Menteng VII. Di lokasi ini tersangka Syawal Ardiansyah Nasution (19) diduga melakukan pembunuhan terhadap korban Rahmadani Siagian (20) di dalam kamar penginapan.

"Peristiwa pembunuhan tersebut terjadi di atas tempat tidur yang berada di kamar penginapan," ungkapnya.

TKP kedua berada di area gerbang penginapan di kawasan yang sama. Lokasi ini digunakan untuk menggambarkan pergerakan tersangka setelah kejadian.

Sementara TKP ketiga berada di pinggiran sungai yang diduga menjadi tempat pembuangan jasad korban setelah dimasukkan ke dalam box kontainer.

Kapolrestabes menjelaskan, berdasarkan rekaman CCTV penginapan, tersangka pertama melakukan pembunuhan di kamar penginapan. Setelah itu, tersangka sempat meninggalkan lokasi untuk memastikan rencana menghilangkan barang bukti.

Keesokan harinya, tersangka kembali ke kamar penginapan dengan membawa karung goni besar untuk memasukkan jasad korban. Karena kesulitan melakukannya sendiri, tersangka kemudian menghubungi rekannya, Sofwan Habib Rangkuti (19), untuk meminta bantuan.

"Tersangka kedua hanya menyerahkan box kontainer di depan penginapan. Setelah jasad korban dimasukkan ke dalam box, tersangka pertama meminta bantuan untuk mengeluarkannya menggunakan sepeda motor," jelasnya.

Keduanya kemudian membawa box berisi jasad korban dengan sepeda motor menuju lokasi pembuangan yang telah direncanakan.

Namun karena kesulitan membawa box tersebut, pelaku akhirnya meletakkannya di pinggir sungai yang kemudian menjadi TKP ketiga.

"Pelaku sempat kembali lagi ke bantaran sungai untuk membuang box tersebut ke aliran sungai agar hanyut. Namun rencana itu tidak terlaksana karena saat itu sudah banyak warga berada di sekitar lokasi," katanya.

Calvijn menegaskan, proses penyelidikan masih terus berlangsung dan motif pembunuhan akan disampaikan secara rinci dalam konferensi pers yang dijadwalkan pada hari berikutnya.

Sebelumnya, warga Jalan Menteng VII Gang Seroja, Kecamatan Medan Denai digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan di dalam box kontainer berwarna putih biru pada Selasa (10/3/2026) siang.

Korban ditemukan dalam kondisi tanpa busana dan dibungkus karung goni serta selimut yang diduga berasal dari salah satu hotel.

Korban diketahui bernama Rahmadani Siagian (20), warga Kelurahan Gunting Saga Atas, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Polisi kemudian menangkap dua pemuda yang diduga sebagai pelaku pembunuhan tersebut. (**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polisi Grebek Kantor Sekretariat PAC Ormas di Sunggal Dijadikan Lokasi Judi, 4 Orang Diamankan
Usai Prarekonstruksi Judi-Narkoba, Polisi Putus Aliran Listrik di Jalan Jermal 15
Prarekonstruksi Judi–Narkoba Digelar, Jermal 15 Steril
Polrestabes Medan Gelar Pra Rekon Kasus Remaja Diduga Bunuh Ibu Kandung
Tim Pegasus Polrestabes Medan Ringkus 2 Tersangka Curanmor
Psikolog: Kasus Pembunuhan Meningkat Akibat Narkoba dan Tingginya Populasi Penduduk
komentar
beritaTerbaru