Dokter Forensik Polda Sumut: Proyektil Peluru Ditemukan di Bawah Kulit Kepala Korban, Luka Tembak Tempel
Medan(harianSIB.com)Dokter Forensik Polda Sumut dr Mistar Ritonga memastikan luka yang ditemukan pada korban merupakan luka tembak tempel. K
Medan(harianSIB.com)
Polrestabes Medan mengungkap hasil penyelidikan awal terkait kematian seorang perempuan berinisial WLG (35) yang ditemukan meninggal dunia di dalam kamar mandi rumah di Komplek Bumi Asri Blok G230, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia, Minggu (2/8/2026). Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi, serta hasil forensik, polisi menduga korban meninggal akibat bunuh diri menggunakan senjata api jenis revolver milik mantan suaminya, Bripka IH, anggota Polri.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak menjelaskan, saat kejadian terdapat enam orang di dalam rumah, yakni korban WLG, mantan suaminya Bripka IH, dua anak mereka, seorang pengasuh, dan nenek korban.
"Awalnya ketiga orang berada di dalam kamar. Kemudian Bripka IH keluar dari kamar. Saat kembali, ia mendapati anaknya berada di dalam kamar, sementara korban sudah tidak terlihat," ujar Jean Calvijn, Rabu (5/8/2026).
Menurut Kapolrestabes, Bripka IH kemudian menanyakan keberadaan korban kepada anak mereka. Saat itu ia melihat tas miliknya dalam keadaan terbuka dan menyadari senjata api revolver yang disimpannya telah hilang.
Baca Juga:"Menyadari hal tersebut, Bripka IH langsung memeriksa kamar mandi yang berada di dalam kamar. Dari balik pintu kamar mandi, ia sempat mengajak korban berbicara dan meminta agar tidak melakukan tindakan yang tidak diinginkan," ungkapnya.
Kapolrestabes menambahkan, anak korban berinisial M (9) juga ikut mengetuk pintu kamar mandi, namun tidak mendapat jawaban. Sesaat kemudian korban terdengar mengucapkan kalimat, "Maafkan saya."
"Sesaat setelah ucapan tersebut terdengar, saksi mendengar satu kali suara letusan dari dalam kamar mandi," katanya.
Personel Inafis Polrestabes Medan kemudian melakukan olah TKP. Dari lokasi kejadian, polisi menemukan senjata api revolver di dalam kamar mandi beserta sejumlah barang bukti yang mendukung dugaan korban menembakkan senjata tersebut.
"Hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik Polda Sumut dan autopsi di RS Bhayangkara Medan juga memperkuat temuan tersebut," jelas Jean Calvijn.
Ia mengatakan, hasil pemeriksaan gunshot residue (GSR) menemukan residu tembakan pada jari tangan, tangan, dan pakaian korban. Sementara hasil pemeriksaan terhadap Bripka IH tidak menemukan adanya residu tembakan.
"Dari hasil autopsi dokter forensik juga tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan akibat benda tumpul maupun benda tajam pada tubuh korban. Hanya terdapat satu luka tembak di bagian kepala," ujarnya.
Menurut Kapolrestabes, hasil tersebut sejalan dengan temuan olah TKP, pemeriksaan laboratorium forensik, serta keterangan dua saksi utama yang berada di dalam kamar sebelum kejadian, yakni Bripka IH dan anak korban.
Meski demikian, Jean Calvijn menegaskan penyidikan masih terus dilakukan untuk melengkapi seluruh proses pembuktian secara profesional.
Selain mengungkap kronologi kejadian, Kapolrestabes juga menjelaskan bahwa korban dan Bripka IH telah resmi bercerai sejak 2021. Namun sekitar dua bulan sebelum peristiwa terjadi, korban bersama kedua anaknya kembali dari Jakarta dan tinggal serumah dengan mantan suaminya di Medan.
"Berdasarkan keterangan anak korban, selama tinggal bersama mereka masih sering bepergian ke pusat perbelanjaan dan melakukan aktivitas keluarga. Rekaman CCTV juga menunjukkan korban masih beraktivitas normal, termasuk melayani tamu yang datang ke rumah," jelasnya.
Penyidik, lanjutnya, masih mendalami berbagai persoalan pribadi dan keluarga yang diduga menjadi latar belakang peristiwa tersebut.
Kapolrestabes juga memastikan proses penyelidikan tetap berlanjut meskipun hingga kini keluarga korban belum membuat laporan polisi.
"Sampai saat ini laporan yang ada adalah laporan model A yang dibuat oleh petugas kepolisian," katanya.
Sementara itu, terkait penggunaan dan penyimpanan senjata api dinas yang digunakan dalam peristiwa tersebut, Bripka IH akan menjalani pemeriksaan oleh Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam).
"Nanti akan diproses oleh Propam terkait dugaan pelanggaran disiplin maupun kode etik mengenai pengamanan senjata api tersebut. Seluruh rangkaian penyidikan dilakukan secara profesional dengan mengedepankan pembuktian ilmiah melalui hasil olah TKP, laboratorium forensik, pemeriksaan saksi, dan autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian korban," tegasnya.(**)
Medan(harianSIB.com)Dokter Forensik Polda Sumut dr Mistar Ritonga memastikan luka yang ditemukan pada korban merupakan luka tembak tempel. K
Medan(harianSIB.com)Polrestabes Medan menegaskan pengungkapan kasus kematian seorang wanita berinisial L (35), yang ditemukan tewas dengan l
Lubukpakam(harianSIB.com)Sat Reskrim Polresta Deliserdang menangkap tersangka dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap penyandang dis
Medan(harianSIB.com)Selama 300 hari kepemimpinan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak SIK MH, jajaran Satres Narkoba P
Sibolga(harianSIB.com)Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng) terus mendorong reaktivasi (pengaktifan kembali) Bandara FL Tobi
Karo(harianSIB.com)Satuan Reserse unit Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPAPPO) Polres Karo mengungka
Lubukpakam(harianSIB.com)Polresta Deliserdang memusnahkan barang bukti Narkotika jenis sabu seberat 1.266,04 gram atau 1,2 Kg, dengan cara d
Medan(harianSIB.com)Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan Kolonel Inf. Sandy S.I.P., M.Han. menerima audiensi pengurus Forum Wa
Belawan(harianSIB.com)Seorang pria berinisial I (51) ditangkap Bhabinkamtibmas Desa Paya Bakung Aiptu Sukri bersama Babinsa Desa Paya Bakung
(harianSIB.com)Dunia perpajakan sering kali dianggap sebagai labirin yang rumit, penuh dengan hitungan ekonomis dan regulasi yang terus beru
Tebingtinggi(harianSIB.com)Wali Kota Tebingtinggi H Iman Irdian Saragih menegaskan pentingnya pelaksanaan Standar Pelayanan Prosedur Perkawi
Toba(harianSIB.com)Bupati Toba Effendy SP Napitupulu melantik dan mengambil sumpah/janji 39 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba,