Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 04 Mei 2026

Gedung SDN 018484 Sei Kepayang Dirusak OTK

* Suara Bising Ganggu Kenyamanan Belajar
- Selasa, 11 Maret 2014 17:25 WIB
512 view
Gedung SDN 018484 Sei Kepayang Dirusak OTK
Sei Kepayang (SIB)Bangunan sekolah SD Negeri 018484 Sei Jawi-jawi Kec Sei Kepayang Barat, Asahan, Minggu (9/3) malam dirusak orang tak dikenal (OTK).

Hampir seluruh kaca jendela dari enam ruang kelas dan satu kantor sekolah yang berlokasi di Jln Asat Dusun II Desa Sei Jawi-jawi itu pecah.

Peristiwa pengrusakan diketahui penjaga sekolah, Wartono, Senin (10/3) pagi. "Tadi pagi sesampainya di sekolah, selasar depan dipenuhi kepingan kaca jendela pecah berserakan. Jendela yang rusak enam lokal dan satu kantor guru,"kata Kepala Sekolah, Zaharuddin menjawab SIB, Senin pagi.

Camat  Sei Kepayang Barat, Marasakti Siregar kepada SIB saat melihat kondisi jendela yang rusak, menyatakan keprihatinannya atas kejadian pengrusakan sarana pendidikan. "Sangat disesalkan. Jumat kemarin kata penjaga sekolah ada seorang warga kedapatan mengambil buah kelapa di lingkungan sekolah. Penjaga sekolah menemukan puluhan buah kelapa di rumah warga tersebut. Padahal si penjaga telah bertoleransi kepada warga itu, namun ditanggapi lain,"ujar Marasakti menguraikan kejadian sebelum peristiwa tersebut.

SDN 018484 Sei Jawi-jawi memiliki enam ruang kelas dan satu kantor sekretariat. Jumlah murid di sekolah itu sebanyak 205 orang. lahan sekolah seluas 1 hektar dan di dalamnya terdapat beberapa batang kelapa. "Ada empat batang pohon kelapa di lingkungan sekolah ini. Buah kelapa itulah yang beberapa hari lalu diambil seorang warga,"terang Zaharuddin minta kepolisian mengusut tuntas kasus pengrusakan bangunan sekolah.

Menurut Wartono, pasca penemuan buah kelapa, beberapa pohon kelapa sawit dirusak."Setelah saya pergoki yang mengambil kelapa, sehari sesudahnya pohon sawit pula yang dirusak,"tutur penjaga sekolah ini menjelaskan.

Amatan SIB, Senin (10/3) pagi, sejumlah guru membersihkan kepingan pecahan kaca jendela. Kepala UPTD Dinas Pendidikan Sei Kepayang Barat, Nikmah kepada SIB mengaku gerah terhadap adanya kegiatan warga sekitar yang menimbulkan suara bising sehingga mengganggu kenyamanan belajar mengajar di sekolah. "Suara bising mesin mengganggu belajar siswa di sini,"kata Nikmah kesal diamini Zaharuddin.

Dampak pengrusakan, pihak sekolah menunda kegiatan belajar di sekolah."Untuk hari ini kita hentikan dulu mengajar menunggu seluruh pecahan kaca telah dibuang,".

Kanit serse Polsek Sei Kepayang, Aiptu M Simamora kepada SIB menyatakan masih dalam penyelidikan. Beberapa kepingan kaca pecah di ambil sebagai bukti.

(D20/w)


Simak juga berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 11 Maret 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.





      
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru