Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 28 Oktober 2026

Dua Terduga Jambret di Medan Nyaris Dibakar Warga

- Minggu, 30 Maret 2014 17:33 WIB
627 view
Dua Terduga Jambret di Medan Nyaris Dibakar Warga
Medan (SIB)- Dua pelaku jambret jalanan nyaris dibakar hidup-hidup oleh sekelompok warga di Jalan Sei Batanghari Kecamatan Medan Sunggal,Sabtu (29/3/2014) siang.

Walaupun tidak sempat dibakar, sejumlah warga sempat memukuli kedua pelajar tersebut sebelum akhirnya nyawa mereka dapat diselamatkan  oleh anggota polisi yang  sedang berpatroli.

Petugas Sabhara Polresta Medan tersebut selanjutnya mengamankan kedua pelaku masing-masing berinisial  AA (17) penduduk  Jalan Cinta Karya Gang Family Kecamatan Medan Johor dan rekannya ME (21) warga Karang Rejo Kecamatan Medan Polonia.

Peristiwa penjambretan yang dialami P br Siburian (50) penduduk Simalingkar itu berawal ketika dia bersama anaknya  baru pulang  dari SMP Negeri 1 melihat nomor ujian.

Dan saat dalam perjalanan pulang ke rumah tepatnya di Jalan Setia Budi tas ibu rumah tangga itu dirampas oleh dua pria mengendarai sepedamotor Yamaha Scoopy K 2273 ABR. Begitu tasnya dirampas, korban berteriak “rampok” sambil mengejar kedua penjambret tersebut ke arah Jalan Sei Batanghari.

Namun naas bagi kedua pelaku, sepedamotor yang dipergunakannya  menabrak mobil Isuzu Panther yang sedang berhenti di pinggir jalan. Warga sekitar yang mengira kedua pelaku tadi merupakan korban lakalantas, awalnya ingin menolongnya. Namun di saat bersamaan, korban bersama anaknya juga tiba di lokasi dan lalu merampas kembali tas miliknya.

Begitu korban mengatakan dirinya baru saja dirampok oleh kedua pelajar salah satu SMU swasta tersebut, warga tadipun langsung memukulinya hingga babak belur. Dan tak hanya itu saja sekelompok warga itupun hampir membakar keduanya sebelum polisi datang menyelamatkannya.

Tak berapa lama, petugas dari Polsek Sunggal yang mendapat informasi, langsung turun ke lokasi, guna mengamankan sepedamotor pelaku sebagai bukti, untuk diboyong ke komando. (A15/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru