Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 16 April 2026

Pengadilan China Penjarakan 113 Orang Terlibat Terorisme di Xinjiang

- Selasa, 01 Juli 2014 12:03 WIB
352 view
Pengadilan China Penjarakan 113 Orang Terlibat Terorisme di Xinjiang
Beijing (SIB) - Pengadilan China menjatuhkan vonis pada 113 orang terkait aktivitas terorisme dan kejahatan lainnya di wilayah Xinjiang. Orang-orang tersebut dihukum mulai dari 10 tahun penjara hingga penjara seumur hidup. Penjatuhan vonis ini digelar di sejumlah pengadilan yang ada di 11 kota di wilayah Kashgar, Xinjiang pada Rabu (25/6) lalu. Tidak disebutkan lebih lanjut identitas 113 orang yang dijatuhi hukuman tersebut, namun disebutkan bahwa sebagian besar memiliki nama etnis muslim Uighur. Demikian seperti dilaporkan situs resmi otoritas Xinjiang, Tianshan dan dilansir Reuters, Senin (30/6).

Mereka yang dijatuhi vonis telah dinyatakan bersalah atas bermacam tindak kejahatan. "Terlibat dalam mendirikan, memimpin dan berpartisipasi dalam organisasi teroris, memicu kebencian etnis dan diskriminasi etnis," terang Tianshan dalam laporannya.

Tidak hanya itu, masih ada dakwaan pidana lainnya, seperti beristri dua, perdagangan narkoba, perampokan dan sebagainya. China semakin tegang semenjak terjadi aksi bom bunuh diri yang melanda sebuah pasar di Urumqi, Xinjiang, bulan lalu dan menewaskan 39 orang. Kemudian pada Maret lalu, sebanyak 29 orang tewas ditikam di stasiun kereta yang ada di kota Kunming.

Juru bicara World Uyghur Congress, kelompok etnis Uighur di pengasingan terbesar, Dilxat Raxit menyebut bahwa kini terjadi semacam persaingan di antara sejumlah wilayah untuk menangkap dan mengadili etnis Uighur. "Uighur yang pernah memberontak dan menyampaikan ketidakpuasannya terhadap represi China sekarang dituding terlibat terorisme," terang Raxit dalam surat elektroniknya.

Sedikitnya 380 orang ditahan dalam penggerebekan yang dilakukan otoritas China di Xinjiang, bulan lalu. Media nasional setempat melaporkan adanya penjatuhan vonis secara massal, yang ditonton hingga 7 ribu orang di sebuah stadion di kota Yining, Yili, bulan lalu.

Sekitar 200 orang tewas dalam berbagai macam aksi kekerasan di Xinjiang dalam beberapa tahun terakhir. Termasuk di antaranya 13 orang yang ditembak mati polisi setempat dalam serangan di markas kepolisian akhir pekan lalu.

Wilayah Xinjiang yang kaya sumber daya alam dan memiliki letak strategis di tengah perbatasan Asia Tengah, sangat krusial bagi kebutuhan energi China yang terus berkembang. Banyak hasilnya mengalir bagi etnis Han di China dan ini memicu kebencian di kalangan etnis muslim Uighur. Kelompok etnis Uighur di pengasingan dan juga aktivis HAM menuding kebijakan represif pemerintah China di Xinjiang, telah memicu kerusuhan. Tudingan ini telah dibantah dengan tegas oleh otoritas China. (Rtr/dtc/i)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru